Jokowi Pernah Lupa Kirim Uang Saku Pada Kaesang, Pertanda Alzheimer?

DokterSehat.Com– Kaesang Pangarep, putra bungsu dari Presiden Jokowi, kembali menjadi perbincangan publik. Kali ini gara-gara pengakuannya dalam sebuah video berjudul ‘Review Biaya Hidup KAESANG di Singapura! (TERUNGKAP) – Kokoh Review’ bahwa Ia pernah tidak dikirimi uang saku oleh ayahnya saat sekolah di Singapura.



Dalam video tersebut, Kaesang berkata bahwa Ia bisa hidup dengan hanya uang SGD 50 atau sekitar Rp 500 ribu saja dalam sebulan. Dengan uang yang sangat terbatas ini, Ia bisa membeli 5 bungkus mie instan seharga SGD 2 dan kemudian memasak 1 bungkus mie instan untuk 3 kali makan. Ia pun mengaku jika dirinya pernah sampai harus benar-benar berhemat gara-gara ayahnya (Presiden Jokowi) lupa mengirim uang saku padanya. Dengan bercanda, Ia pun menganggap dirinya sebagai anak yang terlupakan.

Bahkan, kini Kaesang mengaku sudah 4 bulan tidak lagi dikirimi uang oleh ayahnya karena sudah memiliki bisnis berjualan kaus yang membuatnya punya penghasilan sendiri. Namun, tetap saja Ia protes pada ayahnya karena sudah tak lagi mendapatkan uang saku.

Melihat Presiden Jokowi pernah lupa mengirim uang saku pada Kaesang, apakah hal ini adalah tanda dari penyakit Alzheimer? Pakar kesehatan spesialis saraf dr. Yuda Turana menyebutkan bahwa mudah lupa saat usia muda ternyata belum tentu tanda dari Alzheimer. Bisa jadi hal ini disebabkan oleh gangguan memori atau gangguan atensi akibat terlalu banyak hal yang dipikirkan oleh otak. Untuk kasus Presiden Jokowi, tentu saja sangat banyak hal yang Ia pikirkan karena masalah satu negara dalam tanggungannya sehingga tentu wajar jika sampai melupakan sesuatu hal, termasuk uang saku anaknya sendiri.

Alzheimer bisa disebabkan oleh faktor genetik, gaya hidup yang tidak sehat, kebiasaan merokok, kebiasaan mengkonsumsi makanan tidak sehat, dan kurang tidur sehingga sebaiknya kita mulai menjaga gaya hidup tetap sehat demi mencegah datangnya penyakit ini.