Jika Dipanaskan Kembali, Makanan Ini Justru Bisa Mengandung Racun

DokterSehat.Com– Karena sayang dengan makanan yang belum habis, kebanyakan dari kita akan memanaskan makanan kembali agar menjadi lebih awet dan bisa dimakan di lain waktu. Meskipun tujuannya baik, pakar kesehatan menyebutkan bahwa hal ini ternyata bisa berbahaya bagi kesehatan kita. Bagaimana tidak, beberapa jenis makanan yang kerap kita panaskan kembali ternyata bisa mengalami perubahan kandungan menjadi lebih beracun. Apa sajakah makanan-makanan tersebut?



Makanan dari bahan ayam
Salah satu jenis daging yang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia ini memang memiliki rasa yang enak sehingga kerap dipanaskan kembali jika tidak habis. Sayangnya, dengan memanaskan kembali makanan yang terbuat dari ayam ini, kita justru akan mengubah kandungan protein di dalamnya sehingga jika dikonsumsi, kita beresiko besar akan mengalami gangguan pencernaan.

Kentang
Salah satu makanan yang dianggap sangat baik bagi program diet ini ternyata sangat tidak direkomendasikan untuk dipanaskan kembali. Jika kita menyimpan makanan dari bahan kentang terlalu lama, maka kadar gizi di dalamnya akan hilang. Jika kita panaskan kembali, maka akan timbul kandungan racun yang bisa saja menyebabkan gangguan pencernaan.

Jamur
Pakar kesehatan menyarankan kita untuk segera menghabiskan makanan yang terbuat dari bahan jamur. Jika dipanaskan kembali, dikhawatirkan kandungan proteinnya akan berubah dan bisa membahayakan kesehatan.

Telur
Jika dipanaskan kembali, maka telur akan mengalami penurunan kadar protein dengan signifikan. Bahkan, kandungan ini bisa berubah menjadi zat beracun yang akan menyebabkan gangguan pencernaan.

Sayur bayam
Pakar kesehatan menyarankan kita untuk segera mengkonsumsi sayur bayam dalam waktu 6 jam setelah dimasak. Jika dikonsumsi lebih dari waktu tersebut atau bahkan dipanaskan kembali, kandungan nitrat pada bayam akan berubah menjadi nitrit yang beracun. Hal yang sama terjadi jika kita memanaskan kembali sayuran seledri.