Jenis Penyakit Thalasemia Dan Pengobatannya

Dokter Sehat – Pengidap thalasemia dapat dibedakan berdasarkan produksi jenis globin yang terganggu, kalau produksi globin jenis alfa yang terganggu, maka penderitanya mengalami thalasemia alfa, sedangkan kalau produksi globin jenis beta yang terganggu, maka penderitanya mengalami thalasemia beta. Thalasemia banyak diderita masyarakat di negara-negara Asia Tenggara, India, Cina Selatan, Timur Tengah dan Afrika. Sementara thalasemia beta, selain banyak ditemukan di negara-negara yang sama, juga di Yunani dan Italia.



Selain golongan alfa dan beta, thalasemia dibedakan lagi menjadi jenis minor dan mayor :

1.Thalasemia alfa minor
Terjadi bila dua gen pengatur produksi protein jenis alfa globin mengalami kelainan (abnormal) atau tidak ada, biasanya tidak menyebabkan gangguan kesehatan berarti, namun bila sudah berbakat menderita anemia ringan, kelainan gen ini memeiliki kemungkinan besar untuk diturunkan kepada anaknya.

2.Thalasemia alfa mayor
Terjadi bila seseorang sama sekali tidak memiliki gen perintah produksi protein globin, kondisi ini dapat membuat janin menderita anemia yang parah, penyakit jantung, dan penimbunan cairan tubuh. Akibatnya, kebanyakan janin meninggal dalam kandungan (still birth), atau meninggal beberapa jam setelah lahir.

3.Thalasemia beta minor
Umumnya tidak bergejala, menyebabkan pnderitanya mengalami anemia ringan dan ketidaknormalan pada sel darah merah.

4.Thalasemia beta mayor
Merupakan jenis yang paling parah, umumnya bayi yang lahir akan sering sakit selama 1-2 tahun pertama kehidupannya. Gejala yang tampak adalah sering tampak pucat, rewel, dan nafsu makan rendah. Pertumbuhan dan perkembangannya juga umumnya mengalami keterlambatan akibat sirkulasi zat gizi yang tidak lancar.

Thalasemia jenis penyakit yang di sebebkan akibat ketidak mampuan tulang membentuk protein yang dibutuhkan untuk memproduksi hemoglobin sebagaimana mestinya, hemoglobin merupakan protein kaya zat besi yang berada di dalam sel darah merah dan berfungsi sangat penting untuk mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh bagian tubuh yang membutuhkannya sebagai energi. Apabila produksi hemoglobin berkurang atau tidak ada, maka pasokan energi yang dibutuhkan untuk menjalankan fungsi tubuh tidak dapat terpenuhi, sehingga fungsi tubuh pun terganggu dan tidak mampu lagi menjalankan aktivitasnya secara normal.

Untuk mencegah terjadinya talasemia pada anak, pasangan yang akan menikah perlu menjalani tes darah, baik untuk melihat nilai hemoglobinnya maupun melihat profil sel darah merah dalam tubuhnya. Peluang untuk sembuh dari talasemia memang masih tergolong kecil karena dipengaruhi kondisi fisik, ketersediaan donor dan biaya. Untuk bisa bertahan hidup, penderita talasemia memerlukan perawatan yang rutin, seperti melakukan tranfusi darah teratur untuk menjaga agar kadar Hb di dalam tubuhnya ± 12 gr/dL dan menjalani pemeriksaan ferritin serum untuk memantau kadar zat besi di dalam tubuh. Penderita talesemia juga diharuskan menghindari makanan yang diasinkan atau diasamkan dan produk fermentasi yang dapat meningkatkan penyerapan zat besi di dalam tubuh.

Baca Juga:  Suka Minuman Bersoda? Awas Peningkatan Resiko Kanker

Obat herbal thalasemia jelly gamat gold-G merupakan suplemen kesehatan sebagai pengobatan penyakit thalasemia secara alami dengan mengkonsumsinya secara rutin selama pengobatan berlangsung, sudah di ketahui bahwa thalasemia merupakan jenis penyakit turunan, namun penyakit ini masih bisa di obati jika penderita segera di tangani dan melakukan pengobatan, nah kini kami tawarkan obat terbaik untuk mengatasi penyakit thalasemia jelly gamat gold-G terbuat dari ekstrak teripang gamat yang bernama Golden Stichopus Variegatus pilihan di olah menggunakan teknologi modern dan sangat higienis aman untuk di konsumsi oleh semua usia dari mulai anak-anak dewasa hingga lansia. Obat multikhasiat jelly gamat gold-G telah teruji secara klinis dan terbukti mampuh menyembuhkan penyakit thalasemia karena kandungan dan khasiat yang ada dalam ekstrak teripang yang di kemas dalam kemasan sea cucumber jelly sangatlah memiliki gizi yang tinggi sehingga banyak kalangan masyarakat yang mengkonsumsi obat tradisional jelly gamat gold-G sebagai pengobatan dan pencegahan penyakit.

Apa kandungan dan khasiat yang ada dalam kemasan produk jelly gamat gold-G sebagai pengobatan penyakit thalasemia secara alami? Berdasarkan hasil penelitian, di dalam teripang laut ini terkandung protein 86,8%, kolagen 80,0%, mineral, mukopolisakarida, glucasaninoglycans (GAGs), antiseptik alamiah, chondroitin, asam amino, omega-3, 6, 9 dan gamapeptide yang bermanfaat untuk mengaktifkan pertumbuhan sel atau mampu meregenerasi sel dengan sangat cepat, sebagai anti inflamasi/peradangan, dapat mengurangi rasa nyeri bahkan di katakan memiliki anti analgesik 3 kali lebih kuat dari pada analgesik (anti nyeri) kimiawi.

Selain itu ada beberapa ilmuan yang menyatakan bahwa kandungan glukosaminoglikan dalam teripang mampu mengatasi tulang rapuh pada penderita talasemia mayor, senyawa itu berefek memperbaiki aliran darah dan melancarkan cairan yang tersumbat. Penggunaan teripang untuk penyakit talasemia dipatenkan oleh Yash Sharma P dari Houston, Amerika Serikat. Menurut Yash, yang paling berpengaruh adalah kandungan N-asam glikolineuraminat, merupakan permukaan sel asam sialat. Sialat terbentuk dari polisakarida, glikoprotein, dan glikolipida.

Saat terjadi mutasi gen, asam glikolineuraminat hilang dari sel. Makanya, limpa yang membersihkan darah tidak bekerja semestinya.Jadi kandungan jelly gamat gold-G itu memang sangat luar biasa yang mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit termasuk penyakit thalasemia. jadi sangat tepat jika anda melakikan pengobatan penyakit thalasemia dengan mengkonsumsi obat herbal jelly gamat gold-G.