Jenis Kanker Darah, Limfoma Burkitt

DokterSehat.com – Limfoma merupakan jenis kanker darah yang disebabkan oleh keabnormalan limfosit. Pada dasarnya limfosit berfungsi untuk melawan penyakit, namun kemudian membentuk tumor.



Limfoma Burkitt limfoma non-Hodgkin tingkat tinggi yang berasal dari limfosit B dan menyebar ke daerah luar sistem getah bening, seperti darah, sumsum tulang, cairan spinalis, susunan saraf pusat. Limfoma jenis ini bisa dialami semua usia, namun paling sering terjadi pada anak-anak, orang dewasa muda, terutama pada pria. Penyakit ini juga bisa terjadi pada penderita AIDS.

Penyebab

Limfoma Burkitt mempunyai penyebaran geografis yang khas. Penyakit ini sering terjadi di Afrika Tengah dan jarang ditemukan di AS. Penyakit ini disebabkan oleh virus Epstein-Barr yang mengakibatkan mononukleosis infeksiosa pada masyarakat yang tinggal di AS, namun penderita Limfoma Burkitt tidak bisa menularkan penyakitnya kepada orang lain.

Gejala

Kebanyakan sel limfoma bisa tertimbun di organ perut dan kelenjar getah bening sehingga menyebabkan pembengkakan. Sel limfoma bisa masuk ke usus kecil dan mengakibatkan penyumbatan atau perdarahan. Terkadang timbul rasa nyeri akibat pembengkakan leher dan rahang.

Diagnosa

Untuk menegakkan diagnosis, dilakukan biopsi dari jaringan yang abnormal dan dilakukan prosedur untuk menentukan luasnya penyebaran penyakit (menentukan stadium). Kadang penyakit ini masih terbatas pada satu daerah (terlokalisir). Bila saat didiagnosa limfoma sudah menyebar ke darah, sumsum tulang, atau sistem saraf pusat maka prognosisnya akan buruk.

Pengobatan

Limfoma Burkitt yang tidak segera diobati akan berkembang cepat dan berakibat fatal. Pembedahan mungkin diperlukan untuk mengangkat daerah usus yang terkena agar tidak terjadi penyumbatan, perdarahan, atau bahkan pecah.

Kemoterapi diberikan secara intensif, berupa kombinasi dari siklofosfamid, metotreksat, vinkristin, doksorubisin dan sitarabin. Kemoterapi bisa menyembuhkan sekitar 80% penderita limfoma yang masih terlokalisir dan 70% penderita limfoma yang telah sedikit menyebar. Untuk penyakit yang telah menyebar luas, angka kesembuhannya mencapai 50-60%, tetapi turun sampai 20-40% bila limfoma telah menyerang sistem saraf pusat atau sumsum tulang.