Jenis-jenis Penyakit Mata Dan Pencegahannya

Dokter Sehat – Ada beberapa penyakit mata yang bisa menyebabkan kebutaan, sehingga disebut dengan penyakit bebahaya serta harus dihindari yaitu dengan menjaga kesehatan mata. Ada juga beberapa penyakit mata ringan tetapi dapat berakibat fatal bila tidak segera diobati, untuk mencegah timbulnya penyakit-penyakit tersebut tentunya kita harus selalu menjaga kesehatan mata dengan teratur dan rutin sehingga hal tersebut dapat dihindarkan. Mata merupakan jendela hati sebab cerminan dari jiwa kita, mata juga rawan akan penyakit.

9

Penyakit yang bisa menyerang mata :

1.Kebutaan
Kebutaan merupakan kondisi dimana persepsi visual berkurang karena faktor fisik serta neurologi, yang berakhir dengan hilangnya penglihatan. Kebutaan tidak dapat diobati hanya dengan kacamata atau lensa kontak saja. Kebutaan dibagi menjadi 2 bagian yaitu parsial dan lengkap, kebutaan parsial adalah kebutaan yang mempunyai pandangan terbatas sedangkan kebutaan lengkap adalah kebutaan yang tidak bisa melihat sama sekali. Penyakit kebutaan ini bisa terjadi secara mendadak. Kebutaan ini bisa terjadi karena beberapa hal, diantaranya adalah :
•Kecelakaan atau luka di permukaan mata.
•Diabetes.
•Galukoma, yang mengacu pada keadaan mata yang menimbulkan kerusakan pada syaraf penglihatan.
•Degenerasi makula, merupakan gangguan mata yang secara perlahan dapat menurunkan ketajaman dan penglihatan sentral, sehingga sulit untuk melakukan penglihatan secara detail misalnya membaca dan menulis.

2.Katarak
Katarak merupakan sebuah kondisi dimana ada kekeruhan pada lensa mata yang bisa terjadi akibat hidrasi lensa atau penambahan cairan dan denaturasi protein lensa, biasanya kekeruhan menyerang kedua mata serta berjalan progressif atau bisa tidak mengalami perubahan sama sekali dalam jangka waktu yang lama. Umunya katarak merupakan penyakit mata yang menyerang usia lanjut, tapi bisa juga dikarenakan kelainan Congenital atau biasa disebut dengan penyakit mata menahun.

3.Rabun jauh
Rabun jauh yaitu kebalikan dari rabun dekat, tanda-tanda bila mempunyai penyakit rabun jauh yaitu mata dengan dengan menggunakan lensa terlalu bulat atau cembung mata akan terlalu panjang. Penyakit rabun jauh yaitu ketidakmampuan mata seseorang untuk melihat jarak jauh, bayangan yang dihasilkan oleh mata akan jatuh tepat didepan retina. Orang yang mengalami rabun jauh bisa menggunakan kacamata yang berlensa negatif atau cekung, lensa cekung yang berguna untuk menempatkan kembali bayangan yang tepat dititik retina, sehingga mata bisa melihat benda yang cukup jauh. Orang yang memiliki keturunan orang tuanya penderita miopa, kurang asupan makanan yang bergizi, memiliki kebiasaan yang buruk untuk melihat benda-benda dengan jarak yang dekat.

4.Rabun dekat
Rabun dekat atau biasa disebut dengan hipermetropi atau hiperopia yaitu gangguan pada penglihatan mata yang disebabkan oleh lensa mata sangat pipih, bayangan benda-benda yang dilihat oleh mata terbentuk dibelakang retina sehingga mata tidak dapat melihat benda yang dekat. Penglihatan pada penderita rabun dekat dapat melihat dengan menggunakan kacamata berlensa positif atau cembung, dengan menggunakan lensa cembung, cahaya yang jatuh di bagian belakang retina akan dikembalikan pada retina sehingga mata dapat melihat benda-benda dari dekat.

5.Rabun senja
Rabun senja disebut dengan Nycatalopia atau hemeralopi yaitu gangguan penglihatan dikala senja hari atau malam hari, rabun senja biasanya disebut dengan rabun ayam, karena ayam tidak bisa melihat dengan jelas pada malam hari atau saat senja hari. Rabun senja terjadi karena kerusakan yang terjadi pada sel retina dan seharusnya bisa bekerja saat melihat objek pada saat cahaya yang kurang redup.
Mata yang tiap waktu kecuali tidur kita gunakan tentu kadang akan mengalami gangguan, oleh sebab itu, kita harus senatiasa merawat dan menjaga mata dengan baik supaya tetap sehat. Beberapa perawatan mata yang dapat kita lakukan adalah sebagai berikut :

Baca Juga:  Waspadai Penyakit Jantung Terendam Cairan

1.Jika Anda sedang menonton televisi, biasakan menggunakan penerangan dan jarak yang benar. Adapun beberapa hal yang harus diperhatikan saat menonton televise :
•Yang pertama yang harus anda lakukan adalah mengatur posisi televisi agar sejajar dengan mata untuk mengurangi pengaruh cahaya yang keluar dari televisi.
•Jarak menonton televisi dengan mata yang aman adalah 5 kali lebar diagonal pada TV, contohnya pada TV yang berukuran 14 inci jarak amannya adalah 1,75 meter dari TV.
•Lampu yang digunakan harus cukup terang dan letaknya di langit-langit atap, jangan diletakkan di belakang televisi.

2.Bacalah buku di tempat yang terang dan jaraknya tidak terlalu dekat, jangan terbiasa untuk membaca di tempat tidur dengan posisi sambil tiduran. Adapun beberapa ketentuan yang harus kita lakukan saat membaca buku, yaitu :
•Membaca di tempat yang terang atau menggunakan penerangan yang cukup.
•Usahakan jarak baca antara buku dengan mata sekitar 30 cm.
•Perhatikan posisi Anda jika sedang membaca buku, lebih baik membaca dengan posisi duduk.

3.Bekerja di depan komputer memang membuat mata terasa lelah dan efeknya kadang berair serta menjadi merah di salah satu sisinya, berikut ini adalah cara untuk membuat mata Anda agar tetap sehat setiap hari walaupun harus berlama-lama di depan computer :
•Agar mata Anda tidak cepat lelah, lebih baik gunakan monitor LCD layar datar dan atur tingkat intensitas warna serta cahaya LCD tersebut.
•Atur jarak mata Anda dengan monitor lebih dari 50 cm.
•Sebaiknya bekerja dengan posisi meja dan kursi yang benar agar tetap nyaman.
•Penerangan di ruang kerja atau kamar yang digunakan harus cukup terang.
•Lakukan kedip-kedip mata sesering mungkin agar mata anda tidak terlalu tegang.
•Usahakan sirkulasi udara di dalam ruangan tetap terjaga dengan baik.
•Perhatikan pola tidur Anda, tidurlah dengan waktu enam sampai delapan jam tiap hari.
•Konsumsi makanan dan minuman yang bergizi serta minumlah vitamin untuk mata.
•Lakukan olahraga secara rutin untuk menjaga stamina dan kesehatan tubuh kita.
•Kompres mata dengan air es atau es batu agar mata tampak segar dan rileks serta dapat mengurangi rasa lelah pada otot mata.
•Membiasakan diri untuk mengonsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin A, seperti wortel, tomat, papaya, dan hati.

4.Pakailah pelindung mata atau helm dengan penutup pada saat berkendara, sehingga kuman, bakteri, dan virus yang terbawa oleh debu tidak akan mudah masuk ke mata kita.

5.Gunakan kaca mata khusus bila anda sedang berenang supaya mata tidak mudah pedih dan merah.