Jenis-jenis Kotoran Telinga

DokterSehat.Com – Anggapan bahwa tak membersihkan telinga bisa mengganggu pendengaran memang benar demikian, namun bukan berarti juga seseorang harus rutin membersihkannya. Tiap orang memiliki getah telinga/serumen yang berbeda sehingga frekuensi dibersihkannya juga berbeda.

14

Dr Darnila Fachruddin, SpTHT, dari RS THT Bedah Prof Nizar mengatakan getah telinga atau yang dianggap juga kotoran telinga sebetulnya bisa keluar dengan sendiri tanpa perlu dibersihkan terlalu dalam. Bila seseorang salah membersihkannya ada kemungkinan kotoran semakin terdorong dan mengeras di dalam.

Jadi getah telinga tidak selalu banyak dan tidak selalu menutup liang telinga, sehingga sebetulnya tidak perlu kita terlalu sering membersihkan telinga. Kalau rasanya gatal atau kelihatan di pintu telinga ada getah telinga yang keluar, boleh dibersihkan, ujar dr Darnila ketika ditemui di kediamannya di Jalan Potlot II/10 Duren Tiga, Jakarta Selatan, dan ditulis pada Rabu (6/5/2015).

Dr Darnila menjelaskan bahwa ada tiga jenis tekstur kotoran telinga yaitu cair, kering, dan keras. Apabila kotoran sudah mengeras maka harus dokter yang mengeluarkannya dengan alat pembersih khusus.

Getah telinga keras teksturnya seperti dodol yang paling sulit untuk dikeluarkan. Kalau terlalu sering membersihkan dengan cotton bud, yang dikhawatirkan kotorannya malah masuk ke dalam. Mengeluarkan kotoran yang sudah terlanjurkan masuk ke dalam itu sangat sulit, karena area dalam itu lebih sensitif, papar dr Darnila.

Selain berisiko membuat kotoran semakin terdorong, gesekan cotton bud yang biasa dipakai juga tak baik untuk saluran telinga. Bila terlalu sering kulit bisa teriritasi, luka dan membuat infeksi.

Dikhawatirkan benturan dari cotton bud bisa menyebabkan luka dan infeksi. Sebelum infeksi tersebut dihinggapi kuman, maka akan mengeluarkan bau, tutup dr Darnila.