Antibiotik – Jenis

DokterSehat.Com – Antibiotik adalah salah satu obat yang paling sering diresepkan dalam kedokteran modern. Antibiotik mengobati penyakit dengan membunuh atau melukai bakteri. Antibiotik pertama adalah penisilin, ditemukan secara tidak sengaja dari kultur jamur. Kini, lebih dari 100 antibiotik yang berbeda tersedia untuk menyembuhkan infeksi yang ringan hingga yang mengancam jiwa.

doktersehat-obat-Kompleks-Tuberous-Sclerosis

Meskipun antibiotik berguna dalam berbagai infeksi, penting untuk disadari bahwa antibiotik hanya mengobati infeksi bakteri. Antibiotik tidak berguna terhadap infeksi virus (misalnya, pilek) dan infeksi jamur (seperti kurap). Dokter dapat menentukan apakah antibiotik tepat diberikan untuk kondisi Anda.

Jenis antibiotik
Meskipun ada lebih dari 100 antibiotik, mayoritas antibiotik berasal dari hanya beberapa jenis obat. Berikut ini adalah kelas utama antibiotik:

  • Penisilin seperti penisilin dan amoksisilin
  • Sefalosporin seperti cephalexin (Keflex)
  • Makrolida seperti eritromisin (E-Mycin), klaritromisin (Biaxin), dan azitromisin (Zithromax)
  • Fluoroquinolones seperti ciprofolxacin (Cipro), levofloxacin (Levaquin), dan ofloxacin (Floxin)
  • Sulfonamid seperti kotrimoksazol (Bactrim) dan trimetoprim (Proloprim)
  • Tetrasiklin seperti tetrasiklin (Sumycin, Panmycin) dan doxycycline (Vibramycin)
  • Aminoglikosida seperti gentamisin (Garamycin) dan tobramycin (Tobrex)

Kebanyakan antibiotik memiliki 2 nama, nama dagang atau merk yang diciptakan oleh perusahaan obat yang memproduksi obat, dan nama generik, berdasarkan struktur kimia antibiotik atau kelas kimia. namaNdagang seperti Keflex dan Zithromax biasanya dikapitalisasi. Obat generik seperti cephalexin dan azitromisin tidak dikapitalisasi.

Setiap antibiotik hanya efektif untuk beberapa jenis infeksi, dan dokter Anda yang dapat mempertimbangkan kebutuhan Anda dengan obat-obatan yang tersedia. Perlu diperhatikan bahwa orang dapat memiliki alergi terhadap antibiotik tertentu, misalnya alergi penisilin, berarti sebaiknya dokter menghindari merespkan amoksisilin.

Dalam kebanyakan kasus penggunaan antibiotik, dokter harus memilih antibiotik berdasarkan penyebab paling mungkin dari infeksi. Misalnya, jika Anda memiliki sakit telinga, dokter tahu apa jenis bakteri apa yang paling sering menyebabkan infeksi telinga. Dokter akan memilih antibiotik yang terbaik untuk melawan jenis bakteri. Dalam contoh lain, beberapa bakteri tertentu dapat menyebabkan pneumonia pada orang yang sebelumnya sehat. Jika Anda didiagnosis dengan pneumonia, dokter akan memilih antibiotik yang akan membunuh bakteri ini.