Jenguk Ibu Pasca Melahirkan dapat Memicu Baby Blues Syndrome

DokterSehat.comBaby blues syndrome menjadi salah satu hal yang sangat ditakuti oleh sebagian besar ibu yang sedang hamil. Baby blues syndrome adalah sebuah kondisi psikologis yang mengarah pada depresi seorang ibu pasca persalinan. Hal ini diakibatkan oleh empat faktor, yaitu hormonal, psikologis, fisik, dan sosial. Dari segi hormonal, adanya hormon kortisol yang memicu stres pada tubuh akan naik hingga mendekati kadar depresi. Saat yang sama hormon laktogen dan prolaktin yang memicu produksi ASI pun meningkat. Sedangkan kadar progesteron sangat rendah. Pertemuan hormon inilah yeng menimbulkan keletihan pada ibu. Letihnya fisik ini juga dipicu karena masa persalinan yang melelahkan, serta harus menyusui dan mengurus bayi, terlebih lagi di malam hari.

12

Tidak hanya itu, faktor lingkungan pun dapat memicu depresi. Salah satunya adalah menjenguk wanita yang baru saja melahirkan di rumah sakit atau empat persalinan. Ternyata kebiasaan ini dapat  memperburuk kondisi sang ibu yang mengalami baby blues sydrome. Dengan kondisi yang lelah dan harus menemui tamu yang datang akan membuat kondisi sang ibu semakin lelah.

Saat baby blues melanda, seorang ibu memiliki mood yang mudah sekali berubah-ubah, kadang senang, sedih, mudah tersinggung, menangis tanpa sebab, sesak napas, gelisah, tegang, bingung, merasa sendiri, murung, sakit, merasa bersalah, hingga marah. Hal ini dapat berlangsung hingga hari ke 14 pasca melahirkan. Kondisi ini harus segera ditangani, jika tidak bisa berakibat buruk, baik bagi ibu maupun sang bayi. Sehingga alangkah baiknya jika tidak mengunjungi ibu yang baru saja melahirkan. Sang ibu dan anak masih membutuhkan adaptasi dan waktu privasi untuk mereka.

Untuk menghindari terjadinya baby blues syndrome ada beberapa hal yang dapat Anda persiapkan sebelum melahirkan. Mintalah dukungan dan bantuan dari keluarga dan sahabat. Seringlah sharing dengan mereka yang telah berpengalaman. Perbanyak pengetahuan Anda, dengan membaca buku atau majalah mengenai kehamilan dan kesehatan bayi. Sementara itu, seusai melahirkan tetaplah beristirahat yang cukup, meski Anda telah menjadi ibu yang memiliki tugas baru untuk mengurus anak. Berbagi tugaslah dengan suami untuk meringankan. Penuhi nutrisi yang seimbang dan tercukupi, karena Anda membutuhkan energi untuk menyusui dan tenaga ekstra sebagai seorang ibu. Sempatkan waktu untuk diri sendiri agar tetap relaks dan refresh. Hindari baby blues sedini mungkin, dan jadilah ibu yang selalu bahagia dan menikmati masa-masa setelah melahirkan.