Jeans Yang Terlalu Ketat Bisa Bikin Masalah Kulit

DokterSehat.Com – Tidak dapat dipungkiri lagi, saat ini celana jeans menjadi trend fashion yang paling populer dan seakan tidak pernah mati dimakan zaman. Trend fashion ini seakan menjadi bagian penting yang perlu ada dilemari pakaian setiap orang, khusunya untuk para wanita, benar begitu bukan?

5

Celana jeans memang cukup serbaguna, sebab anda bisa mengenakannya dengan tampilan semi formal atau kasual. Dan tahukah anda, trend fashion jeans yang tengah terkenal saat ini adalah skiny jeans yang menjadi pilihan terbaik, bukan hanya dikenakan oleh kita, ternyata para selebritis bahkan para politisi pun ikut menjadi partisipan trend mode ini.

Skinny jeans atau celana jeans ketat atau di Indonesia dikenal dengan celana jeans bentuk pensil memang dapat memberikan tampilan stylish dan bisa dikenakan oleh setiap kelompok usia, hanya saja hal ini bukan berarti skinny jeans aman anda kenakan. Sebab jika pemakaiannya terlalu intens, ada beberapa risiko kesehatan yang juga menyertai trens fashion ini.

Setiap orang selalu mengatakan, bahwa jeans adalah jenis pakaian paling simple untuk dikenakan, padahal di sisi lain orang-orang tidak menyadari bahwa pemakaian jeans yang terlalu ketat memiliki dampak yang ditdak terduga untuk kesehatan kulit. Bahkan ketika skinny jeans dikenakan terlalu lama, hal ini dapat menyebabkan kerusakan fisik pada tubuh anda.

Para ahli menyebutkan, masalah yang dapat timbul akibat pemakaian skinny jeans diantaranya adalah kelemahan kandung kemih dan infeksi saluran kemih. Para ahli bahkan menganjurkan untuk berhati-hati dan mempertimbangkan segala resiko yang mungkin terjadi sebelum ada memutuskan memilih skinny jeans sebagai ikon fashion anda.

Berikut beberapa masalah kulit yang mungkin terjadi :

  • Infeksi jamur canida
    Infeksi dari jamur Canida dapat berefek samiping menyebabkan nyeri atau gatal-gatal pada area kewanitaan yang pada akhirnya hal ini akan membiuat anda merasa ngilu terutama ketika buang aing kecil. Infeksi seperti ini biasanya terjadi pada area tubuh yang lembab, seperti mulut, saluran pencernaan hingga organ kewanitaan. Infeksi jamur merupakan salah satu masalah yang paling sering terjadi akibat celana jeans yang terlalu ketat sebab ragi tidak berkembang pada daerah yang kurang lembab. Alasa utama timbulnya infeksi ini disebabkan bahan jeans yang ketat akan mencoba menjebak panas dan kelembaban yang mungkin membuat infeksi ragi menyebar pada daerah tersebut sehingga terjadi perubahan hormonal di dalam tubuh.
  • Bejolan panas
    Ketika anda mulai mengeluarkan keringa, maka cenderung tubuh akan memicu perkembangan jerawat atau benjolan pada kulit. Nah, jika bagian paha yang dibungkus jeans ketat seringkali mengeluarkan keringat berlebihan, maka hal ini dapat menimbulkan jerawat pada paha bagian dalam. Keringat yang keluar dari dalam tubuh akan menutup bagian pori-pori dan hal ini akan dapat mencegah kulit untuk mendapatkan oksigen yang cukup. Bejolan keringat atau ruam panas adalah masalah kulit paling umum yang disebabkan oleh pemakaian jeans yang terlalu ketat.
  • Infeksi folikulitis
    Jika kaki anda mengamai gatal kemudian timbul benjolan-benjolan kecil, hal ini mungkin saja diakibatkan oleh penggunaan jeans yang terlalu ketat. Benjolan kecil dengan warna kemerahan merupakan salah satu masalah kulit yang timbul akibat pemakaian jeans yang begitu ketat.
Baca Juga:  Jangan Sepelekan Gigi Berlubang

Hal ini terjadi, karena bahan keras dari celana jeans akan menyebabkan gesekan berulang-ulang pada kulit yang pada akhirnya menyebabkan infeksi kulit folikulitis. Infeksi ini terjadi akibat bakteri atau jamur menyebar melalui folikel rambut dan pada akhirnya dapat menyebabkan peradangan. Untuk itu, sebaiknya kurangi intensitas menggunakan skinny jeans, atau beralihlah pada celan jeans yang lebih longgar, agar keluhan seperti ini tidak terjadi pada kulit anda.