Jarang Membersihkan Karang Gigi Bisa Meningkatkan Resiko Serangan Jantung

DokterSehat.Com – Pakar kesehatan menyebutkan jika kita tidak menyikat gigi dengan benar, maka akan ada sisa makanan yang berada pada sela-sela gigi. Jika sisa makanan ini beracampur dengan bakteri, maka gigi pun akan dipenuhi dengan selaput yang lengket pada gigi dan disebut sebagai plak gigi. Jika hal ini dibiarkan begitu saja, maka plak bisa memasuki area gusi. Jika hal ini berlangsung terus menerus dan terus menumpuk, maka gigi pun akan mengalami tingkat keasaman yang tidak normal sehingga email gigi pun beresiko rusak dan muncullah beberapa lubang yang bisa terasa sangat menyakitkan. Dalam beberapa kasus, kerusakan pada gigi ini bahkan akan bersifat permanen dan tidak bisa diobati.

doktersehat-jantung-calcium-channel-blocker-pembuluh-darah-obat-a-z

Jika plak gigi bertahan dan terus mengeras hingga menjadi karang gigi, maka resiko untuk mendapatkan masalah kesehatan gigi dan mulut pun akan meningkat drastis, karang gigi yang memasuki batas gusi gigi bisa menyebabkan masalah penyakit gusi yang disebut sebagai gingivitis. Jika gingivitis atau radang gusi ini dibiarkan begitu saja, maka kita pun beresiko mengalami periodontitis dimana penyakit ini tidak lagi berbahaya bagi gusi saja, namun berkaitan dengan resiko serangan jantung mengingat di area gusi banyak sekali pembuluh darah dan juga saraf yang berkaitan langsung pada organ tubuh ini.

Untuk menghindari resiko terkena serangan jantung yang berawal dari masalah kesehatan gigi dan mulut, ada baiknya kita kini mengkombinasikan perawatan menyikat gigi dengan obat kumur atau bahkan benang gigi. Jangan pernah lupa untuk memeriksakan kondisi kesehatan gigi secara berkala pada dokter terdekat sehingga kita pun bisa mengecek kondisi gigi dan mulut kita dengan lebih baik.