Jangan Tidur Saat Masih Marah Atau Sedang Emosi

DokterSehat.Com – Bagi sebagian orang, tidur adalah salah satu cara untuk mengalihkan rasa emosi, kecewa, atau marah. Dengan tidur, diharapkan tubuh akan segera beristirahat sehingga akan merasa lebih baik saat terbangun di pagi hari. Sayangnya, menurut pakar kesehatan, tidur dalam kondisi masih marah atau emosi ternyata sangat tidak baik bagi kesehatan. Alih-alih membuat tubuh dan pikiran menjadi lebih baik, hal ini ternyata bisa membuat rasa marah tak kunjung mereda dan hal ini bisa berimbas buruk bagi kesehatan mental ataupun fisik.

doktersehat-obat-tidur-insomnia

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh pakar kesehatan di University of Massachusetts, Amerika Serikat, menghasilkan fakta bahwa andai kita tidur dengan kondisi marah, kecewa, atau bahkan saat masih dalam kondisi bertengkar dengan seseorang, maka kita akan cenderung sulit tidur sehingga saat bangun pagi, kita justru akan menjadi lesu dan kekurangan energi.

Penelitian yang hasilnya dipublikasikan dalam jurnal berjudul Nature Communication ini menyebutkan bahwa saat kita tidur dalam kondisi marah atau kecewa, yang terjadi adalah otak akan bekerja keras untuk mengumpulkan berbagai ingatan negatif yang bisa membuat kita menjadi semakin tertekan. Hal ini ternyata bisa menimbulkan kondisi PTSD atau post-traumatic stress disorder, gangguan kesehatan yang bisa menyebabkan panik yang berlebihan karena trauma.

Penelitian lain yang ada dalam The Journal of Neuroscience yang diterbitkan pada tahun 2012 menyebutkan bahwa mereka yang tidur saat mengalami kondisi atau kejadian yang tidak menyenangkan, justru akan membuat perasaan atau suasana hatinya lebih buruk dua kali lipat jika dibandingkan dengan mereka yang tidak tidur sama sekali.

Melihat adanya fakta ini, ada baiknya kita menyelesaikan berbagai masalah atau menenangkan pikiran terlebih dahulu sebelum beranjak tidur agar pikiran kita bisa lebih rileks dan tidur pun menjadi lebih berkualitas.