Jangan Tidur Berlebihan Jika Tidak Ingin Mimpi Buruk

DokterSehat.Com– Mendapatkan waktu tidur yang cukup memang bisa memberikan manfaat bagi kesehatan. Karena alasan inilah, ada banyak orang yang memilih untuk bermalas-malasan dan terus tidur jika ada kesempatan. Sayangnya, menurut pakar kesehatan, tidur dalam waktu yang berlebihan ternyata bisa memberikan dampak yang buruk, tepatnya dalam hal menyebabkan mimpi buruk. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

doktersehat-tidur-wanita-ruangan-dingin-jantung

Adalah hasil penelitian yang dilakukan oleh pakar kesehatan dari Oxford University yang ada di Inggris yang mengungkapkan fakta ini. Dalam penelitian ini, disebutkan bahwa mimpi buruk akan terjadi pada saat tahapan rapid eye movement (REM), kondisi dimana mata kita bergerak dengan cepat saat tidur. Jika kita tidur dalam waktu yang jauh lebih lama, maka kita juga akan melewati tahapan REM dengan lebih banyak dari siklus tidur yang normal. Hal ini ternyata bisa berimbas pada lebih besarnya kemungkinan untuk mendapatkan mimpi buruk.

Dr. Bryony Sheaves, salah seorang psikolog klinis yang berasal dari Oxford’s Sleep and Circadian Neuroscience Institute, menyebutkan bahwa semakin lama kita tidur, gerakan mata akan menjadi lebih cepat dan hal ini akan membuat kita lebih mudah mengalami mimpi buruk.

Dalam penelitian ini, setidaknya ada 846 orang dengan rentang usia 18 hingga 77 tahun yang dilibatkan. Setelah diteliti kebiasaan tidurnya, didapatkan fakta bahwa 45 persen orang akan mengalami mimpi buruk setidaknya 1 kali dalam 2 pekan. Para peneliti kemudian menemukan fakta tentang hal-hal yang mempengaruhi frekuensi dari kemunculan mimpi buruk ini, dari yang berupa lamanya waktu tidur, kebiasaan mengkonsumsi alkohol, atau intensitas berolahraga. Dari semua faktor ini, kebiasaan tidur terlalu lama ternyata menjadi penyebab utama mengapa kita bisa terkena mimpi buruk. Melihat adanya fakta ini, ada baiknya memang kita tidur dalam waktu yang cukup saja, yakni sekitar 7 hingga 9 jam per hari agar tidak mengalami mimpi buruk.