Jangan Terbiasa Membandingkan Anak Dengan Anak Lainnya

DokterSehat.Com – Pakar kesehatan menyebutkan bahwa anak adalah peniru yang sangat baik. Sebagai cara mereka untuk belajar dan mengetahui banyak hal, maka anak pun akan meniru apa yang dilakukan orang lain, khususnya orang tuanya. Karena alasan inilah ada baiknya orang tua tidak sembarangan dalam mendidik atau melakukan berbagai hal setiap harinya karena bisa jadi hal ini akan menjadi contoh yang akan ditiru oleh anak-anak.

doktersehat-anak-kembar-panjang-umur

Cukup banyak anak yang memiliki sifat pencemburu atau iri. Hal ini ternyata seringkali disebabkan oleh kebiasaan buruk orang tua yang kerap membandingkan anak dengan anak lain yang dianggap lebih baik darinya. Sebagai contoh, kita berkata pada anak dan mengeluhkan mengapa mereka tidak bisa bangun pagi layaknya kakaknya atau temannya. Tanpa disadari, hal ini ternyata sangat tidak disukai oleh anak dan memicu sifat cemburu dan rasa iri tersebut.

Orang dewasa saja sangat tidak suka jika dibandingkan dengan orang lain, apalagi dengan anak-anak yang masih membutuhkan perhatian dari orang tuanya untuk berkembang. Alih-alih membandingkan atau meminta mereka melihat sosok anak lainnya, ada baiknya kita membantu mereka saat kesulitan atau mengembangkan kelebihannya yang memang seringkali berbeda dari yang dimiliki oleh anak lainnya. Jika kita memilih untuk selalu membandingkannya dengan anak lainnya, maka Ia akan lebih suka mengekspresikan rasa cemburu atau iri-nya ini dengan kemarahan. Hal ini tentu akan membuat orang tua menjadi lebih repot, bukan?

Daripada membandingkan dengan anak lainnya, cobalah untuk memahami anak dengan lebih baik. Sebagai contoh, kita bisa membantu anak dengan cara membelikan jam weker yang bisa membantu anak untuk bangun pagi. Dengan membantunya mengatasi kelemahannya, maka mereka justru akan merasa lebih diperhatikan dan dihargai kebutuhannya. Mereka pun akan bersemangat untuk mengatasi kelemahan ini dan terhindar dari memiliki sifat pencemburu atau iri.