Jangan Takut Direkam Jantung Ketika Nyeri Dada

DokterSehat.Com – Penyakit jantung adalah penyakit mematikan nomor satu di dunia saat ini. Penyakit ini akan menyumbang angka kematian yang tinggi apabila tidak segera ditangani dengan baik. Untuk dapat membantu dalam mendiagnosa penyakit jantung dan penanganan yang akan dilakukan maka diperlukan modalitas alat bantu yang dapat digunakan yaitu alat rekam jantung atau yang sering disebut dengan elektrokardiografi (EKG). Alat yang digunakan untuk merekam jantung disebut elektrokardiogram. Masih banyak yang sering salah paham bahwa pemeriksaan rekam jantung adalah pemeriksaan yang berbahaya karena rasa yang tidak mengenakkan atau takut tersengat karena dialiri listrik. Padahal hal-hal tersebut adalah mitos yang belum terbukti kebenarannya.

doktersehat-konsultasi-jantung

Rekam jantung adalah salah satu pemeriksaan penunjang yang sangat aman dilakukan dan pastinya tidak akan membahayakan. Rekam jantung merupakan pemeriksaan jantung yang dilakukan dengan menempelkan lead-lead (elektroda) pada bagian tubuh tertentu sesuai titik-titiknya. Walaupun dialiri listrik pasien tidak akan merasakan sakit karena nantinya tubuh kita akan dilapisi gel khusus. Pemeriksaan rekam jantung nantinya akan menghasilkan gambaran berupa gelombang-gelombang listrik yang dihasilkan jantung. Gambaran gelombang ini nantinya yang akan dibaca dokter dan diinterpreasikan menjadi kesimpulan apabila terdapat kelainan di jantung. Pemeriksaan rekam jantung dapat memberikan hasil yang cepat karena hasilnya dapat diketahui segera sehingga apabila terdapat kelainan di jantung dapat dilakukan penanganan yang cepat.

Rekam jantung dapat secara spesifik menggambarkan adanya kelaianan-kelainan jantung seperti penyumbatan pembuluh darah jantung, radang pembungkus jantung, adanya bagian jantung yang tidak berfungsi hingga kelainan katup ataupun pompa jantung. Rekam jantung sangat dianjurkan bagi pasien yang memiliki keluhan nyeri dada seperti tertimpa papan, nyeri dada yang menjalar hingga leher dan lengan kiri dapat disertai ataupun tidak dengan keringat dingin yang keluar banyak. Gejala-gejala itu dapat menggambarkan serangan jantung dan untuk dilakukan penatalaksanaan selanjutnya harus dilakukan rekam jantung.

Baca Juga:  Makanan yang Membebani Kandung Kemih

Rekam jantung juga dapat dilakukan dengan pasien yang memiliki riwayat darah tinggi yang lama, penyakit gula menahun ataupun dengan riwayat stroke. Pemeriksaan rutin juga perlu dilakukan dengan pasien yang memakai alat pacu jantung ataupun setelah pemasanga ring jantung. Hal ini dikarenakan dapat menggambarkan kemajuan pengobatan ataupun progresivitas dari suatu penyakit. Untuk harga pemeriksaan jangan khawatir karena masih terjangkau. Yang perlu diperhatikan adalah jangan pernah takut untuk dilakukan rekam jantung apabila kita terdapat indikasi-indikasi yang telah disebut diatas.