Jangan Sepelekan Pusar yang Menonjol Saat Kehamilan

DokterSehat.Com – Selain perut yang semakin membesar, sebagian ibu hamil juga akan mengalami perubahan berupa semakin menonjolnya pusar. Kondisi ini biasanya dimulai pada trimester kedua kehamilan hingga sang buah hati dilahirkan. Banyak orang yang berpikir jika menonjolnya pusar ini menjadi tanda jika mereka sedang mengandung anak laki-laki. Sayangnya, mitos ini ternyata belum tentu benar dan bisa jadi menandakan adanya masalah kesehatan.

doktersehat-kehamilan-mengecat-rambut-berbahaya

Pakar kesehatan menyebutkan jika menonjolnya pusar ibu hamil memang ikut dipengaruhi oleh semakin besarnya ukuran janin di dalam kandungan yang menekan bagian luar perut. Hanya saja, dalam beberapa kasus, pusar yang menonjol ini bisa jadi adalah gejala dari penyakit hernia umbilikalis. Hernia ini sendiri adalah semacam lubang yang terdapat pada otot perut yang mengalami robek karena adanya peningkatan tekanan yang berasal dari bayi yang semakin membesar di dalam kandungan.

Ibu hamil yang mengalami pusar yang menonjol memang belum tentu menjadi tanda adanya penyakit ini dan seringkali justru hanyalah hal yang wajar. Namun, ibu hamil harus waspada andai tonjolan pusar ini disertai dengan rasa nyeri dan segera memeriksakan kondisi ini ke dokter kandungan. Memang, hernia umbilikalis tidak membutuhkan pengobatan yang serius dan bisa diatasi dengan pemijatan lembut pada pusar saat ibu berbaring telentang, namun, tetap saja hal ini harus diobati karena bisa kerap menimbulkan rasa nyeri dan berpengaruh pada kelancaran proses persalinan.

Selain adanya tonjolan pada pusar, masalah lain yang kerap menimpa pusar ibu hamil adalah gatal-gatal yang kerap kali tak tertahankan. Jika ibu hamil tetap memaksakan diri menggaruknya, dikhawatirkan hal ini bisa memicu iritasi. Untuk mengatasinya, ibu hamil bisa memakai pelembab kulit atau lotion anti gatal. Hanya saja, harap diingat agar tidak menggaruknya. Pakar kesehatan juga memastikan jika mitos bahwa pusar yang menonjol menandakan bayi di dalam perut berjenis kelamin tertentu ternyata hanyalah mitos adanya.