Jangan Sepelekan Masalah Kelebihan Protein Pada Anak

DokterSehat.Com– Cukup banyak anak-anak yang mengalami masalah dalam pola makan, khususnya dalam hal pilih-pilih makanan tertentu saja. Mereka tidak akan begitu berminat jika mengkonsumsi makanan sehat seperti sayuran dan buah-buahan namun akan sangat bersemangat jika mengkonsumsi makanan yang kaya akan protein seperti daging-dagingan. Jika anak dibiarkan mengkonsumsi makanan yang kaya akan kandungan protein ini terus-menerus, bisa jadi mereka akan mengalami masalah kelebihan protein.

doktersehat-anak-sakit-konsul

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa protein memang bisa mendukung kesehatan dan perkembangan anak. Namun, ada resiko kesehatan yang bisa mereka dapatkan andai mengalami kelebihan protein pada tubuhnya. Apa sajakah resiko kesehatan tersebut?

Mengalami dehidrasi
Air ternyata sangat penting bagi tubuh untuk membantu proses pencernaan protein. Jika anak mengkonsumsi protein terlalu banyak, maka otomatis kadar air yang dibutuhkan juga akan lebih besar. Sayangnya, anak-anak seringkali tidak begitu memperhatikan seberapa banyak air yang mereka minum karena terlalu asik bermain. Mereka pun akan lebih beresiko terkena dehidrasi yang bisa saja membuat mereka pingsan sewaktu-waktu.

Masalah perut kembung
Perut kembung terjadi karena sistem pencernaan anak tidak mampu memproses asupan protein yang masuk dengan berlebihan. Sayangnya, cukup banyak orang yang menganggap perut kembung sebagai hal yang biasa saja. Padahal, jika anak mengalami masalah perut kembung ini, bisa jadi mereka akan mengalami rasa tidak nyaman atau bahkan cenderung lebih rewel.

Gangguan organ hati
Jika kelebihan protein ini berlangsung dengan cukup parah, dikhawatirkan fungsi organ hati pada anak bisa terganggu. Protein yang berlebihan pada tubuh ternyata bisa berubah menjadi racun yang tentu berbahaya bagi kesehatan anak.

Melihat dampak kesehatan yang bisa didapatkan jika anak kelebihan asupan protein ini, ada baiknya memang anak dibiasakan untuk mengkonsumsi makanan dengan kadar gizi yang seimbang sejak kecil agar tidak mengalami masalah kesehatan seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya.