Jangan Sepelekan Cacar Air yang Terjadi di Usia Dewasa

DokterSehat.Com – Ada sebuah mitos yang menyebutkan jika semua orang akan mengalami cacar air, khususnya di usia anak-anak. Dalam realitanya, cacar air memang kerap terjadi pada anak dengan usia kurang dari 10 tahun. Hanya saja, cacar air juga bisa menyerang mereka yang berusia lebih dewasa. Meskipun terlihat biasa saja, penyakit cacar air yang terjadi pada mereka yang sudah berusia dewasa ternyata cukup berbahaya dan harus diwaspadai.

doktersehat-wanita-punggung-gatal-merah-itchy-kulit-alergi-Pruritus-garuk-cacar-air

Cacar air memiliki sebutan medis berupa vanisela. Pakar kesehatan menyebutkan jika mitos yang menyebutkan jika cacar air hanya akan terjadi sekali dalam seumur hidup ternyata tidak benar adanya mengingat jika kita tidak memiliki daya tahan tubuh yang baik, maka cacar air bisa saja menyerang seseorang kembali di waktu lainnya. Yang menjadi masalah adalah, andai cacar air ini menyerang seseorang di usia dewasa, maka ada kemungkinan cacar air ini disertai dengan masalah pneumonia yang sangat berbahaya.

Pakar kesehatan Tom deWitt, M.D. yang berasal dari Cincinnati Children’s Hopsital menyebutkan jika cacar air di usia dewasa bisa disertai dengan pneumonia karena melemahnya sistem pertahanan tubuh dengan signifikan. Dalam beberapa kasus, cacar air juga bisa berubah menjadi penyakit hepatitis atau ensefalitis, kondisi dimana otak mengalami iritasi dan pembangkakan dan beresiko besar menimbulkan kerusakan permanen. Selain itu, virus yang memicu cacar air ini juga bisa mengembangkan penyakit herpes zoster.

Karena adanya resiko inilah orang dewasa sebaiknya mendapatkan vaksin untuk mencegah munculnya penyakit ini. Andai orang dewasa sudah terlanjut terkena cacar air, maka Ia harus segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat dan mulai memperbanyak asupan air mineral agar masalah kesehatan ini bisa segera sembuh.