Jangan Salah, Lidah Juga Bisa Berambut Lho!

DokterSehat.Com– Lidah kita memiliki tekstur yang kasar karena adanya papilla pada permukaannya. Dengan adanya papilla ini, maka kita bisa mencengkeram makanan yang masuk ke dalam mulut. Tak hanya itu, salah satu jenis papilla yang disebut sebagai papilla filiformis juga bisa memanjang.



Photo Credit: Ebaumsworld

Normalnya, papilla filiformis ini bisa memanjang hingga 1 milimeter. Setelahnya, bagian lidah ini akan lepas dan diganti dengan hal yang baru. Sayangnya, dalam beberapa kasus, proses pergantian papilla filiformis ini tidak berjalan dengan lancar sehingga akan terus tumbuh layaknya rambut. Hal ini juga akan menyebabkan perubahan warna pada lidah menjadi lebih gelap.

American Academy of Oral Medicine menyebutkan bahwa 13 persen dari total penduduk di seluruh dunia mengalami kondisi lidah berambut ini. Kondisi ini seringkali disebabkan oleh ketidakmampuan menjaga kebersihan mulut dengan baik, kebiasaan buruk yang menyebabkan dehidrasi atau mulut kering, konsumsi beberapa jenis obat tertentu, konsumsi minuman beralkohol, dan penggunaan obat kumur yang tidak cocok. Gejala awal dari lidah berambut adalah sensasi terbakar, nafas yang berbau menyengat, dan mual-mual. Banyak orang yang juga merasakan sensasi seperti mengecap rasa logam atau digelitiki saat menelan makanan.

Pakar kesehatan Stacy Sampson DO menyebutkan bahwa meskipun bisa memberikan rasa tidak nyaman, lidah berambut adalah kondisi yang hanya akan muncul sementara waktu dan bukanlah masalah kesehatan yang serius. Untuk mengatasinya, kita bisa menjaga kebersihan mulut dengan lebih baik dan rutin memeriksakan kesehatan gigi dan mulut ke dokter. Hanya saja, jika kondisi lidah berambut ini tak kunjung menghilang, ada baiknya kita segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan semacam obat antibiotik atau anti jamur yang bisa menghilangkan bakteri atau jamur pada permukaan lidah. Selain itu, kadangkala dokter juga akan melakukan operasi kecil untuk membuang papilla filiformis yang sudah tua.