Jangan Pakai Sabun, Lemon Lebih Aman untuk Bersihkan Miss V

DokterSehat.Com – Vagina adalah organ yang sangat sensitif dan memerlukan perawatan ekstra. Tapi jika kita menginginkan daerah kewanitaan ini harus tetap bersih. Dokter menyarankan sebaiknya menghindari menggunakan sabun untuk mencuci daerah tersebut.



Ini karena sabun bisa sangat berbahaya untuk kulit sensitif di sekitar alat kelamin dan bahkan menyebabkan infeksi tertentu karenan penurunan mendadak dalam pH-nya. Lalu, bagaimana kita membersihkan vagina secara alami?

Vagina seorang wanita memiliki sistem pembersihan sendiri yang bekerja dengan bantuan organisme dan cairan pelumas. Ketika pH turun, organisme yang membantu menjaga vagina bebas infeksi itu mati, sehingga membuat ruang untuk orgasnisme penyebab penyakit mengambil tempat mereka. Jadi, bukannya berinvestasi dengan pencucian vagina yang mahal, lebih baik gunakan obat alami yang dapat membantu menjaga bagian pribadi kita tetap bersih dan sehat, tanpa efek samping sabun.

Membersihkan vagina secara alami dengan lemon dan daunnya, yang mengandung senyawa yang disebut limonene menjadi antibiotik yang sangat kuat, antimikroba, dan anti-alergi yang sangat efektif terhadap organisme yang menyebabkan kondisi yang disebut sariawan atau kandidiasis. Ini juga bisa sangat efektif dalam mengobati kondisi seperti vaginitis, gatal, bau busuk, dan keputihan. Juga membantu menjaga pH vagina dan membuatnya tetap sehat dan bersih.

Bagaimana cara menggunakannya? Petik daun lemon sekitar 10 lembar dan cuci sampai bersih. Tumbuk dan tambahkan satu gelas air. Rebus campuran air ini sampai berubah warna menjadi rona kehijauan. Dinginkan, lalu saring ramuan tersebut. Gunakan ini untuk mencuci bagian pribadi kita. Jangan gunakan sabun, lalu bilas dengan air biasa jika merasa tidak nyaman.

Perlu diingat, pastikan air tidak terlalu panas ketika kita menggunakannya. Juga, kita tidak alergi terhadap ramuan ini dan menggunakannya setelah berkonsultasi dengan dokter. Ini hanyalah obat rumah yang alami dan tidak boleh digunakan sebagai pengganti saran medis.