Jangan Minum Obat Bersamaan Dengan Minum Jus Buah

DokterSehat.Com – Saat sakit, kita tentu kerap mendengar nasihat dari orang lain yang meminta kita untuk memperbanyak asupan buah-buahan. Tak hanya kaya akan vitamin dan nutrisi lainnya yang sangat baik bagi kesehatan tubuh, buah-buahan juga bisa membuat sistem kekebalan tubuh kita meningkat. Salah satu cara mengkonsumsi buah yang sangat lezat adalah dengan membuatnya menjadi jus. Sayangnya, pakar kesehatan baru-baru ini menyebutkan jika ada baiknya kita tidak sembarangan minum jus buah, khususnya jika bersamaan atau berdekatan dengan waktu minum obat.

doktersehat-obat-pil-bekuan-darah

Anjuran ini didapatkan dari hasil penelitian yang dilakukan oleh pakar kesehatan dari Western Ontario University, Kanada. Dalam penelitian ini, disebutkan bahwa jus buah ternyata mampu memberikan pengaruh buruk dalam hal penyerapan fungsi obat oleh tubuh. Hal ini berarti, andai kita mengkonsumsi jus buah dan obat secara bersamaan, maka obat akan tidak bisa berfungsi dengan maksimal sehingga kita justru tidak kunjung sembuh.

Dr. Jane Alder, salah seorang dosen di bidang farmakologi yang berasal dari University of Central Lancashire menyarankan mereka yang sakit untuk tidak terlalu mengubah pola makannya dengan drastis. Jika perlu, mintalah saran pada dokter saat menerima obat sehingga tahu pantangan atau anjuran saat mengkonsumsi makanan tertentu yang bisa mendukung kinerja obat dalam menyembuhkan penyakit.

Salah satu contoh dari dampak buruk jus buah bagi obat-obatan adalah konsumsi jus anggur yang kaya akan senyawa furanokumarin. Tak disangka, senyawa ini mampu menahan produksi enzim di dalam usus yang sebenarnya berfungsi sebagai pelawan atau penjaga usus dari serangan benda asing. Hal ini ternyata juga bisa berpengaruh buruk bagi penyerapan obat. Pakar kesehatan sendiri menyarankan kita untuk tidak minum obat bersama dengan jus anggur, khususnya jika obat tersebut adalah antihistamin atau obat alergi, andi depresan, obat bagi masalah irama jantung yang tidak normal, obat anti kejang, dan lain sebagainya.

Baca Juga:  Penelitian: Semakin Tinggi IQ Seseorang, Semakin Malas Melakukan Olahraga

Selain contoh di atas, jus delima juga disebut-sebut mampu membuat kecepatan hati dalam memecah pengencer darah pada obat yang ada dalam obat anti depresan semakin melambat. Hal ini berarti, konsumsi jus delima dengan obat bisa saja menyebabkan efek obat ini menurun.