Jangan Mengompres Demam Dengan Air Es!

DokterSehat.Com – Terdapat sebuah mitos yang banyak dipercaya oleh masyarakat bahwa jika ada anggota keluarga yang terkena demam tinggi, maka kita tentu sebaiknya mengompres tubuhnya dengan air es. Secara logika, air es yang dingin akan mampu memaksa suhu panas pada tubuh semakin menurun. Sayangnya, logika tidak selalu sejalan dengan pengetahuan medis. Pakar kesehatan justru berkata jika kita mengompres tubuh yang demam dengan air es, hal ini justru bisa membuat kondisi penderita demam menjadi semakin memburuk.

doktersehat-anak-sakit-termometer

Seseorang bisa disebut mengalami demam jika suhu tubuhnya melebihi 38 derajat Celcius. Hanya saja, selama penderita demam masih bisa makan dan minum secara normal, memiliki warna kulit yang normal, hingga masih bisa menanggapi rangsangan dari luar, maka kita bisa mencoba untuk meredakan demam dengan mengompresnya. Hanya saja, kompres yang digunakan untuk meredakan demam ini justru bukan air es yang diyakini oleh banyak masyarakat, namun justru air hangat. Bagaimana hal ini bisa terjadi? Pakar kesehatan justru berkata jika air es akan membuat tubuh penderita demam menjadi semakin menggigil mengingat air es akan membuat suhu kulit semakin menurun.

Jika ada anggota keluarga yang mengalami demam tinggi, kita tentu harus memberikan penanganan yang tepat sehingga panas tubuh bisa menurun. Jika penderita demam sudah menggigil kedinginan, ada baiknya kita tidak menyelimuti tubuh dengan selimut tebal. Berikan selimut tipis dan baju yang cenderung nyaman dan mudah menyerap keringat. Cobalah untuk menjaga suhu ruangan agar tidak terlalu panas ataupun terlalu dingin sehingga akan membuat penderita demam merasa nyaman. Selain diberi kompres air hangat, penderita demam juga bisa diberi obat penurun panas sehingga demampun diharapkan bisa segera menurun.