Jangan Membully Mereka yang Berkebutuhan Khusus

DokterSehat.Com – Belakangan ini sedang viral video yang menunjukkan bullying yang dialami oleh seorang remaja dengan kebutuhan khusus. Pelaku bullying inipun langsung mendapatkan kecaman dari banyak pihak dan bahkan akan diusut oleh BEM tempat mereka belajar. Pakar kesehatan psikologi Ratih Zulhaqqi, M.Psi sendiri memberikan pendapat tentang video ini.

doktersehat-autis-autisme

Menurut beliau, video pembullyan pada remaja yang mengalami autisme ini sangatlah tidak patut untuk dicontoh. Bagaimana tidak, hal ini ternyata bisa memberikan dampak psikologis yang sangat buruk pada remaja tersebut. Mereka yang mengalami autisme mengalami kesulitan untuk berinteraksi dengan orang lain sehingga andai mereka dibully, kondisi mentalnya justru akan semakin memburuk.

Ratih menyebutkan bahwa masyarakat tanah air memang belum bisa memahami kondisi autisme dan justru menganggap mereka yang mengalami kondisi ini sebagai orang yang aneh. Padahal, dalam realitanya mereka hanya mengalami kesulitan dalam berinteraksi atau melakukan komunikasi dengan orang lain. Bukannya sakit, autisme sebenarnya harus dianggap sebagai masalah perkembangan.

Dalam video tersebut, terlihat jelas bahwa remaja yang mengalami autisme ini kemudian membalas perlakuan pelaku dengan melempar bak sampah. Menurut Ratih, hal tersebut adalah hal yang wajar karena saat merasa tidak nyaman atau terganggu, Ia pun akan mengeluarkan mekanisme pertahanannya sendiri. Untuk kasus tersebut, melempar bak sampah inilah caranya bertahan. Bagi mereka yang memiliki autisme dan belum benar-benar bisa mengendalikan kondisi ini dengan baik, bisa jadi mekanisme bertahan ini bisa lebih parah seperti kekerasan fisik yang tidak terkontrol.

Melihat adanya fakta ini, Ratih menyarankan siapapun yang memiliki rekan dengan kondisi autisme untuk tidak membullynya meskipun mereka terlihat aneh dan tidak biasa. Apapun alasannya, perilaku bullying adalah hal yang salah dan justru berbahaya bagi perkembangan penderita autisme karena akan membuatnya justru semakin sulit berinteraksi dengan orang lain.