Jangan Membiasakan Keramas Tanpa Shampoo

DokterSehat.Com – Membersihkan rambut menjadi rutinitas harian yang biasa dilakukan untuk menjaga kebersihan dan kesehatan rambut. Dalam hal ini shampoo sebagai bahan pembersih rambut menjadi barang yang tak pernah terlupakan. Namun kini muncul pendapat baru bahwa shampoo justru dapat menghilangkan kandungan minyak alami pada rambut. Bahan pembersih di dalam shampoo dianggap kurang memberikan manfaat yang baik bagi rambut. Bahkan kini keramas tanpa shampoo atau populer dengan sebutan ‘No Poo’ telah menjadi tren selama beberapa tahun terakhir. Namun apakah keramas tanpa shampoo baik bagi kesehatan rambut?

doktersehat-mandi-air-hangat-tidur-nyenyak

Menurut Direktur Westside Mount Sinai Dermatology di New York City, Angela Lamb, sebenarnya membersihkan rambut tanpa shampoo boleh saja dilakukan, namun tergantung pada jenis kulit kepala dan jenis rambut. Terdapat beberapa kulit kepala dan rambut yang memang membutuhkan bahan pembersih atau shampoo.

Meskipun demikian tren ‘No Poo’ bukan berarti tidak menggunakan bahan apapun saat keramas, hanya saja menghindari berbagai jenis shampoo pabrikan yang biasa menggunakan bahan pembersih di dalamnya, termasuk berbagai produk treatment rambut yang menggunakan bahan-bahan non-alami. Sementara itu bahan yang banyak digunakan untuk keramas dapat digunakan bahan-bahan alami. Di Indonesia sendiri memiliki berbagai jenis tanaman, seperti lidah buaya, lemon, sari merang, dan bahan alami lainnya yang dahulu banyak digunakan untuk membersihkan dan merawat rambut. Beberapa bahan layaknya baking soda dan cuka apel juga bisa dipakai sebagai bahan shampoo alami.

Pada dasarnya rambut terbuat dari protein yang setiap akarnya memiliki kelenjar minyak yang berfungsi untuk melindungi rambut agar tidak mudah rapuh. Sementara itu tren styling rambut yang menggunakan berbagai produk seperti hair spray, mousse, atau gel, serta berbagai teknik pembentukan rambut akan membuat rambut lebih mudah rapuh sehingga untuk menjaga kebersihannya dibutuhkan pembersihan rambut hingga benar-benar bersih layaknya shampoo. Jika Anda ingin menjalani rutinitas keramas No Poo, sebaiknya hindari styling rambut.

Baca Juga:  Wanita Membutuhkan Waktu Tidur Lebih Lama Daripada Pria

Hal yang berbeda disampaikan oleh dr. Robert Dorin, seorang ahli bedah transplantasi rambut yang berasal dari New York City. Mencuci rambut menggunakan shampoo menjadi kegiatan yang diperlukan untuk membersihkan kulit kepala dan rambut dari berbagai jenis kotoran seperti debu, keringat yang mengering, hingga sel kulit mati. Jika keramas dilakukan tanpa shampooo, ditakutkan pembersihan rambut kurang maksimal sehingga beberapa risiko seperti iritasi pada kulit kepala, pengelupasan kulit kepala, jerawat, hingga terjadinya infeksi jamur dan bakteri.

Ditekankan pula oleh dr. Robert bahwa keramas menggunakan shampoo bermanfaat dalam mengontrol dan mengobati beberapa kelainan pada kulit kepala, seperti psoriasis, ketombe, dan eksim. Di tengah pro kontra mengenai tren No Poo ini dr. Robert menyarankan untuk memilih dan menggunakan shampoo sesuai dengan jenis kulit kepala dan rambut serta bagaimana aktivitas Anda sehari-hari.