Jangan Memakai Kaus Kaki yang Terlalu Ketat

DokterSehat.Com– Tak hanya sepatu, kita juga sebaiknya memakai kaus kaki agar bisa merasa nyaman saat berjalan atau memakai aktifitas lainnya. Hanya saja, ada baiknya kita tidak memakai kaus kaki yang terlalu ketat karena hal ini ternyata kurang baik bagi kesehatan.



Jika kita mencermati, saat kita melepaskan kaus kaki setelah pulang kerja atau melakukan aktifitas lainnya, kaki akan terasa jauh lebih rileks dan nyaman. Hal ini disebabkan karena kulit kaki yang kembali bisa bernafas dengan lega. Jika kita sebelumnya memakai kaus kaki yang sangat ketat, sensasi lega ini bahkan bisa semakin terasa. Semua ini disebabkan karena terhambatnya sirkulasi darah akibat dari penggunaan kaus kaki yang ketat sebelumnya.

Bagi mereka yang memiliki masalah varises, penggunaan kaus kaki yang ketat ini bisa membuat masalah kesehatannya menjadi semakin parah. Bahkan, kaus kaki yang ketat bisa meningkatkan resiko edema atau pembengkakan yang disebabkan oleh akumulasi cairan. Tak hanya itu, kaus kaki yang ketat juga bisa menyebabkan kaki mati rasa, apalagi jika kita juga bekerja dengan posisi duduk dalam waktu yang terlalu lama.

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa penggunaan kaus kaki yang ketat bisa membuat jamur berkembang dengan semakin pesat mengingat kaki berada dalam kondisi yang sangat lembab. Hal ini disebabkan oleh keringat yang terjebak dalam kaus kaki atau sepatu yang ketat dalam waktu yang lama. Tak hanya itu, hal ini juga akan membuat garis pada kulit karena tekanan yang sangat kuat dari kaus kaki yang bisa saja berlanjut menjadi masalah iritasi dan kemerahan pada kulit.

Demi menghindari berbagai masalah kesehatan ini, ada baiknya kita tidak lagi menggunakan kaus kaki yang terlalu ketat. Selain itu, gunakanlah kaus kaki yang terbuat dari bahan katun 100 persen, bukannya bahan sintetis yang kurang baik bagi kulit kita.