Jangan Melakukan Ini Sebelum Berhubungan Intim

DokterSehat.Com – Salah satu aktifitas yang akan dilakukan oleh pasangan suami istri adalah melakukan hubungan intim. Meskipun masih dianggap sebagai aktifitas yang tabu untuk diperbincangkan secara umum, melakukan hubungan intim adalah hal yang normal bagi pasangan suami istri yang ingin mendapatkan keturunan. Selain itu, hubungan intim juga memiliki peran besar dalam membuat kehamornisan suami istri semakin erat dan melepaskan lelah atau kepenatan. Berhubungan intim sebaiknya dilakukan dengan rileks dan suasana tenang. Untuk memastikan hal ini, ada baiknya kita menghindari hal-hal berikut sebelum melakukan hubungan intim.

doktersehat-pasangan-couple-pelumas-organ-vital-wanita

Banyak pasangan, baik pria maupun wanita yang menganggap bulu kemaluan sebagai hal yang sangat mengganggu dan mengurangi rasa percaya diri saat berhubungan intim. Memang, pakar kesehatan menyarankan untuk menjaga kerapian bulu kemaluan untuk kebaikan kesehatan dan kepercayaan diri. Hanya saja, mencukur bulu kemaluan beberapa saat sebelum melakukan hubungan intim sangatlah tidak disarankan karena bisa membuat area kelamin muncul ruam-ruam, kemerahan, iritasi, atau bahkan luka terbuka yang tentu akan membuat hubungan intim menjadi sangat tidak nyaman.

Beberapa orang mengkonsumsi alkohol dengan harapan agar bisa membuat hubungan intim menjadi lebih prima. Sayangnya, sebuah penelitian yang dilakukan di Missouri-St Louis University menunjukkan bahwa setidaknya 11 persen pengkonsumsi alkohol akan kesulitan untuk mendapatkan orgasme saat berhubungan intim, baik pria maupun wanita. Hubungan intim yang terlalu lama bisa menyakitkan dan membosankan dan pada akhirnya akan tidak memberikan kepuasan. Bagi kaum wanita, ada baiknya mereka tidak mengkonsumsi obat antihistamin yang bisa mengatasi alergi. Antihistamin ditengarai bisa membuat vagina wanita sangat tidak nyaman dan terasa kering saat berhubungan intim.

Untuk menambah sensasi seksual, banyak orang yang memakai bahan makanan layaknya gula, saus cokelat, atau krim yang dioleskan pada badan untuk foreplay. Meskipun terlihat menyenangkan, kebiasaan ini bisa menyebabkan pelakunya terkena infeksi jamur setelah melakukan hubungan intim.