Jangan Khawatir, Penetrasi Saat Bercinta Tidak Akan Bahayakan Janin

DokterSehat.Com – Hubungan intim memang menjadi ritual wajib bagi pasangan suami istri. Hanya saja, terkadang muncul ketakutan ketika berhubungan intim saat istri dalam keadaan hamil. Meskipun sebenarnya, sah-sah saja bagi wanita hamil untuk tetap rutin bercinta.



Hamil boleh kok berhubungan intim. Tidak terbukti bahwa selama hamil lalu bercinta itu bisa meningkatkan risiko keguguran. Tidak ada batasan sebaiknya bercinta setelah usia kehamilan berapa minggu tetapi jika ada keluhan sebaiknya ditunda, tutur dr Hari Nugroho SpOG dari RSUD Dr Soetomo Surabaya.

Beberapa keluhan yang membuat hubungan intim baiknya ditunda misalkan saja perdarahan berulang dan adanya ancaman keguguran. Nah, ketika ibu hamil bercinta lantas merasa tidak nyaman, disarankan untuk mengganti posisi berhubungan seks yang digunakan dan dicari yang paling nyaman.

Kalau dirasa tidak ada yang nyaman ya sebaiknya tidak berhubungan intim dulu. Disarankan memang posisi bercintanya yaitu posisi perempuan yang pasif yaitu di bawah meski terkadang ada juga wanita yang lebih suka berada di posisi atas supaya kedalaman penetrasi bisa diatur, itu juga bisa dicoba, lanjut dr Hari.

Ayah satu anak ini menekankan sebetulnya kenyamanan posisi yang digunakan saat bercinta akan berbeda pada tiap orang. Sehingga, dianjurkan menggunakan posisi yang dirasa nyaman saja, demikian diutarakan dr Hari dalam perbincangan dengan detikHealth dan ditulis pada Jumat (22/5/2015).

Terkait pemikiran jika penetrasi ketika berhubungan intim maka penis akan menyodok janin, menurut dr Hari pemikiran tersebut dinilai cukup masuk akal. Walaupun kenyataannya penis hanya bisa menyentuh ke leher rahim. Lagipula, bayi berada di dalam rahim dan terlindungi cairan ketuban.

Jadi nggak mungkin kalau penisnya sampai menyodok si janin. Lagipula panjang penis tiap pria kan berbeda, begitu juga kedalaman vagina pada wanita berbeda. Kalau dirasa perut terasa tidak nyaman ketika bercinta, pada beberapa ibu hamil memang bisa seperti itu kemungkinan karena rahim kan agak turun akibat gravitasi, tutur pemilik akun twitter @drharinugroho ini.