Jangan Khawatir Jika Bayi Masih Belum Bisa Merangkak

DokterSehat.Com – Tidak semua bayi mengalami perkembangan yang sama. Sebagai contoh, beberapa bayi akan tidak bisa berbicara hingga waktu yang sangat lama sehingga membuat orang tuanya cemas namun tiba-tiba bisa berbicara dengan cukup lancar. Bayi ini biasanya memang cenderung memilih untuk diam dan mencerna banyak sekali kata-kata dan bahasa sebelum mengeluarkan kata-kata yang bisa dimengerti banyak orang. Selain itu, beberapa bayi juga cenderung terlambat untuk berjalan jika dibandingkan dengan bayi lainnya. Hanya saja, pernahkah anda mendengar bayi yang terlambat untuk mulai merangkak?

doktersehat-penyakit-jantung-bawaan-lahir-bayi

Bayi biasanya akan mulai merangkak saat usianya sudah menginjak tujuh bulan hingga sepuluh bulan. Biasanya, kemampuan merangkak ini mengikuti kemampuan duduk yang dikuasai oleh bayi. Yang menjadi masalah adalah, apakah wajar jika bayi belum bisa merangkak jika usianya sudah melebihi sepuluh bulan? Pakar kesehatan memberikan jawaban jika orang tua ternyata tidak perlu khawatir jika anaknya mengalami proses merangkak yang sangat lambat.

Terdapat mitos jika bayi yang tidak segera merangkak mengalami hambatan pada perkembangan otaknya. Hal ini ternyata tidak benar adanya. Kegiatan merangkak ini memang berkaitan dengan kinerja otak dan juga perkembangan otot. Memang, dengan merangkak, otak kanan dan otak kiri pada bayi akan terangsang untuk terus berkembang, namun, mereka yang belum bisa merangkak juga mengalami perkembangan yang baik sehingga tidak perlu dikhawatirkan.

Pakar kesehatan berkata jika masih belum benar-benar ada asalan mengapa bayi bisa cukup terlambat dalam mulai merangkak. Beberapa dugaan layaknya bayi yang mengalami kelainan otak dan otot, masalah penyakit jantung, atau bahkan masalah kurang darah ternyata belum bisa benar-benar dipastikan sebagai penyebab bayi terlambat untuk mulai merangkak. Namun, pakar kesehatan menduga jika bayi yang kurang distimulasi oleh orang tuanya dan terbiasa memakai baby walker ternyata bisa memicu rasa nyaman pada bayi sehingga tidak begitu berminat untuk merangkak. Untuk membuat bayi bisa mulai merangkak, peran orang tua dalam memancing anaknya untuk bergerak dengan merayap dan merangkak pun sangat diperlukan sehingga perkembangan lainnya layaknya mulai berjalan pun bisa segera didapatkan oleh sang buah hati.