DokterSehat.com – Rasanya sering banget, kita mendengar anak yang dah umur 2 hingga 2,5 tahun belum bisa bicara dengan lancar. Hanya potongan-potongan kata yang dia ucapkan, dan itupun tidak terucap dengan jelas. Padahal sesuai tahapan perkembangannya, anak usia 1,5 tahun seharusnya paling tidak sudah bisa menggunakan minimal 5 kosa kata yang konsisten seperti papa, mama, apa dsb. Selanjutnya secara bertahap pada usia 2 tahun anak mempunyai 2 lusin kata yang dapat dirangkai sederhana.
Dari beberapa kasus yang terjadi di masyarakat umum, anak yang terlambat bicara adalah hal yang biasa dan bukan merupakan kelainan. Selain itu kita dianjurkan untuk jangan terlalu membandingkan anak kita dengan anak-anak yang lain, karena setiap anak memiliki kemampuan yang berbeda-beda (kaya’nya untuk yang satu ini bener juga sich….). Namun adanya anggapan bahwa kematangan anak perempuan lebih cepat dibandingkan dengan anak laki-laki, juga menjadi faktor mengapa anak lambat bicara adalah hal yang biasa.
Anak keponakan saya yang bernama Nashih Ulwan merupakan salah satu dari sekian anak yang mengalami keterlambatan bicara tersebut. Setelah konsultasi ke dokter anak di RS PKT, maka Nashih dianjurkan untuk mengikuti terapi khusus selama order pills online without prescription beberapa bulan dan Alhamdulillah sekarang dia sudah dapat bicara dengan normal dan sempurna. Dari beberapa informasi yang saya baca, anak yang terlambat bicara biasanya terlalu aktif bergerak sehingga anak kurang konsentrasi dan fokus, hal ini memperlambat proses imitasi (meniru) atau istilah kedokterannya anak mengalami ADHAD (Attention Deficit and Hiperactivity Disorder). Anak akan lebih suka bereksperi lewat gerakan, senyuman dan tangisan tetapi jarang menyampaikan sesuatu secara verbal.
Sebagai orang tua (terutama ibu kali’ ya…
) ada baiknya untuk lebih tanggap dan memperhatikan ketika anak kita mengalami keterlambatan bicara. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan antara lain :
1. Konsultasi dengan dokter/psikolog/psikiater tentang apa yang seharusnya dikuasai oleh anak pada usia tetetentu. Usahakan mencari the second opinion untuk memperkuat pernyataan dokter yang lain dan memperkaya informasi tentang kondisi anak kita yang sebenarnya.
2. Jangan biarkan anak terlalu lama menonton TV, karena akan berdampak kurang baik terhadap perkembangan anak. Ketika menonton TV, anak merasa nyaman dengan tayangan gambar yang begitu menarik dengan gambar yang selalu bergerak dan penuh dengan warna.
Hal itu dapat menyebabkan berkurangnya ketertarikan anak pada obyek-obyek yang statis/kurang menarik/ kurang berwarna yang ada di lingkungan sekitarnya. Akibatnya anak cenderung menjadi pasif, kurang peka dan kurang fokus ketika berinteraksi denganh lingkungannya. Sedangkan yang dibutuhkan anak agar dapat mengadopsi kata-kata dari orang lain adalah dengan cara imitasi (meniru). Dalam proses imitasi diperlukan sensitifitas, keaktifan dan konsentrasi.
3. Sediakan waktu mengajak anak berinteraksi dengan teman-teman sebayanya. Hal ini akan merangsang anak agar lebih termotivasi untuk belajar bicara, karena bermain bersama anak-anak yang lain membutuhkan kemampuan komunikasi verbal.
4. Selalu Menstimulasi dengan mengajak anak berkomunikasi meskipun anak belum mampu berbicara dengan baik. Masa BATITA adalah masa meniru, sehingga ketika orang tua intens mengajaknya berbicara pasti kosa kata anak semakin banyak pula.
5. Mengajarkan kata kepada anak dengan kata-kata yang jelas (intonasi, bentuk mulut/bibir saat mengucapkannya). Contoh : makan bukan maem atau mamam, minum bukan mik atau num, susu bukan cucu, dsb.
Semoga informasi ini bisa memberikan manfaat buat kita semua, khususnya para ibu yang mungkin waktu bermainnya bersama buah hati hanya pada hari sabtu dan minggu seperti saya…
sumber BundaOfa @ blogspot
RSS feed for comments on this post. TrackBack URL
April 17th, 2012 at 6:52 am
Dok? Saya ??? nanya, ank saya sdh 2thn 9bln, blm jg bs berbicara, tapi sdh bs mengenal huruf dan juga membaca a-z, mengapa demikian dok? ??? di ajak komunikasi aja sll gunakan bahasa ???????????? g gt jelas.
Setuju atau Tidak Setuju:
0
3
April 23rd, 2012 at 3:15 pm
Dok, ank saya umur 22 bln.dia blm bisa bicara.sy slalu mengajarinya tp dia sulit sekali untuk memahaminya.dia sering mengabaikanya.klo pun dia memperhatikan hanya mulutnya saja yg bergerak tp tak bersuara.kadang2 dia menyanyi tp tdk bs di mengerti seperti ngomong bahasa bayi gtu.
bagaimana ya dok sy khawatir sekali
mohon jawabanya
thanx
Setuju atau Tidak Setuju:
3
0
April 25th, 2012 at 11:30 am
siang dok…anak sy umur 4,5th…tp ngomongnya blm jelas dan lancar…..bicara pun kdg sy tdk mengerti apa yg di bicarakanya….bagaimana dok…apakah anak sy termasuk autis/tdk?….
Setuju atau Tidak Setuju:
2
0
May 3rd, 2012 at 11:42 pm
dok anak saya hiperaktif dan ada keterlambatan bicara… terapi apa aja yang harus dilakukan?
Setuju atau Tidak Setuju:
0
0
May 9th, 2012 at 9:00 pm
I
Setuju atau Tidak Setuju:
0
1
May 11th, 2012 at 10:11 am
pagi dok, anak saya laki-laki usia 18bln, dia sudah mulai bercerita tentang peristwa yg dialaminya tp kata-kata@ bnr2 blm bisa dmengerti, sesekali dia memakai bahasa tubuh dan dia memang sangat aktif, apakah anak saya termasuk lambat bicara? bagaimana sikap sy sebaiknya?
Setuju atau Tidak Setuju:
1
0
May 11th, 2012 at 5:03 pm
@mba chia
mba mau nanya anak gimana?apakah ikut terapi?belom jelas berbicara nya seperti apa ya ? thx
Setuju atau Tidak Setuju:
0
0
May 12th, 2012 at 6:45 pm
Setuju atau Tidak Setuju:
0
0
May 18th, 2012 at 12:27 am
dok anak say 4 tahun sudah mulai berbicara walaupun terkadang berbicaranya ngaur pengen berbicara tapi kosa katanya kurang jadi berbicaranya ngaur, dan dia sangat hiper aktif banget dan tidak mau dikasih tau, bagaiman anak saya bisa berbica lancar n selalu fokus sampai sekarang belajarnya kurang sekali apalagi hafalan
Setuju atau Tidak Setuju:
0
0