Jangan Buru-Buru Singkirkan Lemak Usai Melahirkan!

DokterSehat.com – Perubahan tubuh setelah melahirkan membuat sebagian wanita merasa risi dengan tumpukan lemak di tubuhnya. Tak heran bila banyak wanita yang memilih cara cepat dengan melakukan sedot lemak untuk mengikis tumpukan lemak dalam tubuhnya.



Setelah melahirkan ibu harus menyusui anaknya jika ibu melakukan sedot lemak atau liposuction maka dikhawatirkan akan menghambat dalam pemberian ASI pada si kecil.

Sedot lemak memakai instrumen penyedot melalui sayatan kecil di kulit. Hal ini bisa menimbulkan efek samping:

  • Perdarahan
  • Infeksi
  • Gumpalan lemak yang dapat menyumbat pembuluh darah
  • Tubuh kekurangan cairan
  • Kurang darah

Melakukan sedot lemak di bagian perut dapat menyebabkan lula dan mengganggu proses pemulihan usai persalinan. Perlu diketahui bahwa jaringan lemak di perut berkaitan dengan jaringan lemak di payudara dalam pembentukan ASI.

Menurut Ketua Umum Pergizi Pangan Indonesia, Prof.Dr.Ir. Hardinsyah, peningkatan berat badan pada tubuh ibu hamil merupakan investasi ibu untuk menjalankan ASI eksklusif dengan baik. Penambahan berat badan ibu merupakan bekal selama proses menyusui.

Peningkatan berat badan selama hamil sebaiknya tidak perlu dikhawatirkan selama masih dalam batas yang wajar. Makin besar tubuh Ibu maka makin mudah pula ibu memberikan ASI. Cadangan makanan  yang tersimpan dalam tubuh ibu dapat membantu untuk memberikan ASI eksklusif kepada bayi selama 6 bulan pertama.

Normalnya ibu hamil yang memiliki tinggi badan antara 155-160 cm akan mengalami penambahan berat badan sekitar 12-15 kg saat hamil. Sepertiga bagian dari penambahan berat badan ini  berguna sebagai cadangan makanan untuk ibu, sepertiga lagi untuk makanan janin, dan sepertiga lainnya berfungsi untuk meningkatkan cairan dalam tubuh ibu.

Peningkatan berat badan ini berpengaruh pada meningkatnya volume darah dan air ketuban pada tubuh ibu guna mempersiapkan proses persalinan. Terdapat sekitar 3-4 kilogram yang masih tersimpan di tubuh usai ibu melahirkan dan cadangan inilah yang akan keluar melalui air susu ibu (ASI).

Baca Juga:  Ibu Hamil Wajib Melakukan Pemeriksaan Ini!

Tubuh ibu akan mengalami penurunan secara alami pada 3-4 bulan usai melahirkan. Penurunan berat badan akan berlangsung perlahan. Tingkat penurunan akan berbeda pada setiap orang. Hardinsyah menjelaskan bahwa biasanya berat badan ibu hamil baru kembali seperti semula setelah 9 bulan.

Apa gunanya tubuh Anda kembali langsing dalam waktu singkat dengan mengorbankan kesehatan dan pertumbuhan buah hati Anda. Biarkan tubuh kembali ideal secara alami.