Jangan Biarkan Anak Terlalu Sering Bermain Gadget Karena Bisa Membuatnya Menjadi Pelupa

DokterSehat.Com– Perkembangan teknologi membuat anak-anak modern kini semakin banyak yang asyik bermain dengan gadget layaknya smartphone alih-alih bermain dengan teman-temannya. Memang, hal ini bisa membuat anak menjadi lebih tenang. Namun, penggunaan gadget yang berlebihan ternyata bisa memberikan begitu banyak efek buruk bagi kesehatan dan perkembangan anak. Tak hanya membuat mereka menjadi kurang aktif, penggunaan gadget diyakini mampu membuat anak menjadi pelupa. Kok bisa?

doktersehat-handphone-gadget-anak-kecil-game-pornografi

Pakar kesehatan psikologi anak dan keluarga bernama Rosdiana Setyaningrum menyebutkan bahwa penggunaan gadget dengan berlebihan pada anak ternyata bisa mengganggu daya memori anak. Menurut beliau, cahaya biru dari smartphone ternyata bisa membuat anak begitu fokus pada layarnya dalam waktu yang sangat lama. Sayangnya, fokus yang berlebihan pada gadget ini bisa membuat berbagai macam ilmu, informasi, hingga nasihat dari orang tuanya terlupakan. Tak hanya itu, menatap cahaya biru dari gadget juga bisa memberikan pengaruh buruk bagi kesehatan mata anak-anak.

Dengan menggunakan gadget dalam waktu yang lama, anak sebenarnya hanya melakukan komunikasi pada satu arah saja. Hal ini ternyata bisa membuat anak menjadi seseorang yang pendiam dan cenderung pasif. Alhasil, Ia pun akan mengalami penurunan kemampuan berbahasa. Jika hal ini terjadi, anak hanya akan lebih memilih menjadi pendengar saat berbicara dengan banyak orang, kehilangan kemampuan bersosialisasi diri, dan justru menjadi kurang kreatif. Dalam banyak kasus, anak bahkan menjadi tidak mengerti akan keinginan dan kemampuannya karena Ia hanya memposisikan diri sebagai peniru anak lain saja.

Melihat adanya fakta ini, ada baiknya memang anak tidak mudah kita berikan gadget, khususnya jika usianya masih sangat muda. Andaipun kita sudah terlanjur memberikan gadget demi tujuan komunikasi atau agar anak tidak ketinggalan jaman, pastikan untuk memberikan pengawasan saat anak menggunakannya sehingga mereka tidak akan menggunakannya dengan berlebihan.