Jangan Asal Memijat Kaki yang Bengkak Karena Jatuh

DokterSehat.Com – Saat terjatuh atau mengalami kecelakaan, kita bisa saja mengalami kaki bengkak yang terasa nyeri dan bahkan bisa membuat kita berjalan dengan pincang. Untuk mengatasinya, masyarakat tanah air cenderung langsung memijatnya agar bengkak pada kaki ini bisa segera mengempis. Padahal, menurut pakar kesehatan, ada baiknya kita tidak asal langsung memijat kaki yang bengkak.

doktersehat-cedera-olahraga-keseleo-kaki

Paakr kesehatan dr. Rahyussalim Sp. OT(K) berkata bahwa istilah terkilir ternyata tidak dikenal dalam dunia medis. Jika terkilir dan pembengkakan pada kaki ini terjadi karena jatuh atau kecelakaan, maka kita harus segera memeriksakannya ke dokter untuk mengetahui apa penyebab dari pembengkakan tersebut. Bisa jadi, pembengkakan ini terjadi karena robek pada otot, patah tulang, atau penyebab lainnya.

Dr. Rahyussalim sendiri sangat tidak menyarankan kita untuk memijat sendiri kaki yang bengkak atau bahkan mengunjungi tukang urut. Menurut beliau, tukang urut cenderung tidak mengecek apa penyebab dari pembengkakan pada kaki tersebut. Jika penyebabnya ternyata adalah otot yang robek, pembekuan darah, atau bahkan patah tulang, bisa jadi masalah cedera pada kaki ini bisa menjadi semakin parah setelah dipijat. Beliau memberikan contoh kasus dimana ada orang yang langsung memijat kakinya yang bengkak karena kecelakaan. Padahal, kakinya ternyata mengalami patah tulang. Karena dipijat, serpihan tulang yang patah ini akhirnya memicu infeksi yang pada akhirnya membuat kakinya harus diamputasi.

Memang, dengan memijat kaki yang bengkak, kita bisa mendapatkan sensasi lebih enakan. Namun, karena kita tidak tahu penyebab dari pembengkakan ini, kita sebenarnya tidak mengobati masalah yang sebenarnya. Daripada membuat cedera pada kaki ini menjadi semakin parah, ada baiknya memang kita menghindari kebiasaan asal memijat ini dan segera ke dokter andai ada bagian tubuh yang membengkak setelah jatuh atau mengalami kecelakaan.