Jangan Asal Memakan Camilan, Dapat Meningkatkan Resiko Penyakit Berbahaya

DokterSehat.Com – Bagi banyak orang, makan besar tiga kali sehari masih tidak akan cukup untuk membuat perut mereka kenyang atau terasa nyaman. Untuk mengatasi hal ini, mereka pun akan mengkonsumsi camilan di masa jeda diantara makan besar. Memang, camilan akan membuat perut menjadi tetap kenyang, hanya saja, kebiasaan kita untuk mengkonsumsi makanan yang kurang sehat layaknya keripik kentang, sepotong brownies, atau bahkan satu snack makanan bermsg tinggi. Hal ini tentu akan kurang baik bagi kesehatan tubuh.

doktersehat-fast-food-junk-makanan-cepat-saji-kanker-nugget-pizza-kehamilan

Seringkali kita akan mengkonsumsi camilan bersamaan dengan saat kita bekerja atau melakukan kegiatan di rumah dan tanpa sadar kit telah mengkonumsi camilan dengan porsi yang cukup banyak. Makanan yang kaya gula, kandungan msg, atau bahkan kandungan lemak jelas akan kurang baik bagi tubuh dan bisa memicu masalah metabolisme. Dalam beberapa kasus, mereka yang sangat menyukai camilan-camilan tidak sehat ternyata beresiko meningkatkan kemungkinan terkena penyakit diabetes, penyakit jantung, atau bahkan stroke.

Jika kita sering mengkonsumsi camilan tidak sehat, maka gejala awal yang akan didapatkan pada tubuh adalah tekanan darah yang cenderung meningkat, semakin menumpuknya kelebihan lemak pada bagian perut dan pinggang, serta naiknya kadar gula dalam darah. Dalam beberapa kasus, kadar kolesterol bahkan bisa meningkat dengan drastis.

Untuk membuktikan bahaya mengkonsumsi camilan sembarangan, pakar kesehatan melakukan penelitian di Belanda yang melibatkan 10 orang yang sehat dan 9 orang yang memiliki resiko terkena sindrom metabolik. Kedua kelompok partisipan melakukan tes darah dan kemudian meminum milkshake yang kaya kalori. Hasilnya adalah, mereka yang memiliki resiko sindrom metabolik mengalami proses biokimia yang tidak normal, khususnya dalam mencerna gula dan lemak. Kelompok partisipan pertama yang cenderung sehat baru mengalami proses biokimia yang tidak normal ini setelah mengkonsumsi camilan diantara masa waktu makan besar yang kurang sehat layaknya kue, keripik, permen, atau bahkan junk food setiap hari selama empat minggu berturut-turut. Dalam rentang waktu itu, mereka yang masuk dalam kelompok sehat ternyata mengalami pertambahan kalori sebesar 1.300 kalori setiap harinya! Melihat adanya fakta ini, ada baiknya kini kita tidak sembarangan lagi dalam memilih camilan.