Jaga Kesehatan Anak Dengan Mengajaknya Melakukan Kebiasaan Sehat

DokterSehat.Com – Memastikan kesehatan anak senantiasa terjaga merupakan salah satu kewajiban orangtua. Kesehatan anak bisa dijaga dengan memupuk kebiasaan sehat yang dilakukan sejak dini, salah satunya menanamkan kebiasaan cuci tangan pakai sabun pada si kecil.



Memupuk pola hidup sehat sedini mungkin pada si kecil bisa menjadi kebiasaan yang baik untuknya di masa depan. Namun, apa sajakah kebiasaan yang perlu dilakukan agar kesehatan anak tetap terjaga?

Berikut ini beberapa hal yang dapat dijadikan kebiasaan sehat bagi si kecil :

  • Cuci tangan pakai sabun
    Ada satu lagi kebiasaan sehat yang perlu dimiliki anak Anda seperti bagian dalam kampanye 5 Tahun Bisa untuk NTT yang digalakkan oleh Lifebuoy saat ini. Kebiasaan sehat tersebut ialah cuci tangan pakai sabun yang bisa menjadi langkah sederhana untuk menjaga kesehatan anak Anda. Bila Lifebuoy bisa membantu anak-anak di NTT untuk membiasakan diri mencuci tangan dengan sabun, maka Anda pun juga dapat membiasakan sang anak memiliki kebiasaan ini. Kebiasaan yang begitu sederhana ini sudah dibuktikan dengan sebuah penelitian. Penelitian tersebut menyatakan bahwa cuci tangan pakai sabun mampu menghindarkan diri Anda dari infeksi misalnya infeksi cacing trichuriasis dan ascariasis. Di samping itu, cara ini juga mampu mengurangi risiko infeksi pernafasan akut hingga 25 persen. Bila sang anak semakin terbiasa mencuci tangan pakai sabun sebelum dan setelah makan, maka ia akan terhindar penyakit seperti diare.
  • Olahraga teratur
    Kebiasaan sehat lainnya yaitu berolahraga secara teratur. Anda bisa langsung menanyakan pada si kecil mengenai jenis olahraga apa yang disukainya. Bila si kecil masih kebingungan memilih, coba tawarkan aktivitas menyenangkan seperti berenang atau berlari sambil bermain kejar-kejaran. Bila ia menikmatinya hingga menjadi kebiasaan, maka aktivitas ini akan terbiasa ia lakukan hingga dewasa nanti.
  • Tidak melewatkan sarapan pagi
    Kebiasaan pertama ialah tidak melewatkan sarapan pagi. Sarapan tak hanya memberikan energi pada tubuhnya tapi juga mengontrol berat badannya. Menurut Harvard Medical school, sering melewatkan sarapan justru akan meningkatkan risiko terkena obesitas.