Insomnia Bisa Diatasi Dengan Menikmati Pemandangan Alam

DokterSehat.Com – Kini, semakin banyak orang yang mengalami masalah insomnia atau kesulitan mendapatkan waktu tidur yang berkualitas dan nyenyak. Stress dan depresi yang disebabkan oleh dunia pekerjaan ditengarai ikut menjadi pemicu semakin banyaknya penderita insomnia. Yang menjadi masalah adalah, jika insomnia dibiarkan begitu saja, penderitanya tentu akan sering merasa lelah setiap harinya dan bisa memicu beberapa penyakti berbahaya. Apakah tidak ada cara yang efektif untuk mengatasi masalah insomnia?

doktersehat-orangtua-demensia

Sebuah penelitian yang dipimpin oleh Diana Grigsby-Toussaint yang dilakukan di University of Illinois, Amerika Serikat, menemukan sebuah fakta menarik dimana jika penderita insomnia cukup sering bersantai ke taman untuk menikmati pemandangan hijau atau setidaknya melihat langit biru, maka Ia pun akan lebih baik dalam mengatasi masalah insomnia.

Penelitian yang dilakukan pada 245.000 partisipan di Amerika Serikat ini melibatkan banyak orang tua dengan usia lebih dari 65 tahun yang mengalami insomnia. Dari penelitian ini, ditemukan fakta bahwa mereka yang tinggal dekat dengan ruang terbuka hijau akan cenderung bisa mendapatkan waktu tidur yang jauh lebih nyenyak. Menurut Grigsby-Toussaint sendiri, jika seseorang mengalami masalah insomnia, maka Ia akan mengalami penurunan kesehatan fisik maupun psikologis. Yang mengerikan adalah, kemampuan kognitifnya bisa mengalami penurunan dan meningkatnya resiko terkena obesitas. Namun, dengan sering-sering menikmati pemandangan alam, maka penderita insomnia akan lebih mudah tertidur nyenyak dan tidak akan mengalami berbagai hal buruk tersebut.

Menurut Grigsby-Toussaint, pemandangan alam memberikan efek menenangkan sehingga bisa menjadi sarana pengobatan masalah stress dan depresi yang kerap kali menjadi biang keladi masalah insomnia bagi sebagian besar orang. Selain itu, menikmati pemandangan alam juga bisa memicu produksi hormon melatonin yang lebih baik yang bisa membuat orang merasa kantuk di malam hari. Bahkan, dari penelitian ini ditemukan fakta menarik bahwa mereka yang tinggal dekat dengan alam yang terbuka hijau akan cenderung lebih sering melakukan aktifitas fisik meskipun bersifat ringan.