Inkontinensia Usus – Pengertian dan Penyebab

Inkontinensia usus adalah ketidakmampuan untuk mengontrol buang air besar. Ini masalah umum, terutama di kalangan orang lanjut usia.

doktersehat-toilet-ambeien-wasir-buang-air-besar-lancar-bab-Inkontinensia-Usus-kencing-berdarah

Kebocoran usus yang tidak disengaja biasanya bukan masalah medis serius yang mengancam jiwa. Tapi secara serius dapat mengganggu kehidupan sehari-hari. Orang dengan inkontinensia usus dapat menghindari kegiatan sosial karena takut malu.

Banyak pengobatan yang efektif dapat membantu orang dengan inkontinensia usus. Ini termasuk:

  • obat
  • operasi
  • prosedur invasif minimal

Diskusikan dengan dokter Anda adalah langkah pertama menuju kebebasan dari inkontinensia usus.

Penyebab inkontinensia usus
Penyebab paling umum dari inkontinensia usus adalah kerusakan pada otot-otot di sekitar anus (sfingter anal). Melahirkan pervagina (melahirkan normal) bisa merusak sfingter anal atau saraf tersebut, dalam beberapa kasus. Itulah mengapa wanita terkena inkontinensia usus sekitar dua kali lebih sering dari pria.

Operasi dubur juga dapat merusak sfingter anal atau saraf, yang mengarah ke inkontinensia usus.

Ada banyak penyebab potensial lain dari inkontinensia usus, termasuk:

  • Diare (sering disebabkan oleh infeksi atau sindrom iritasi usus besar)
  • Impaksi tinja (karena sembelit parah, sering pada orang dewasa yang lebih tua)
  • Penyakit radang usus (penyakit Crohn atau kolitis ulserativa)
  • Kerusakan saraf (karena diabetes, cedera tulang belakang, multiple sclerosis, atau kondisi lainnya)
  • Kerusakan karena radiasi ke rektum (seperti setelah pengobatan untuk kanker prostat)
  • Penurunan Kognitif (berpikir) (seperti setelah stroke atau penyakit Alzheimer lanjut)

Lebih dari satu penyebab inkontinensia usus seringkali terjadi. Tidak biasa juga untuk inkontinensia usus terjadi tanpa penyebab yang jelas.