Inilah Cara Tepat Menyimpan ASIP (Air Susu Ibu Perah)

DokterSehat.Com -ASI tak hanya berfungsi sebagai nutrisi makanan sekaligus minuman untuk bayi. ASI juga bermanfaat sebagai obat. Imunitas bayi pun akan semakin lebih terjaga dengan asupan ASI. Beruntung kini semakin banyak ibu yang sadar betapa berharganya ASI bagi bayinya, terlebih di usia enam bulan pertama (ASI eksklusif), dan setelahnya hingga menginjak usia dua tahun.

doktersehat-asi-ibu-menyusui

Bagi ibu yang memiliki kesempatan 24 jam setiap hari bersama bayinya pastinya akan sangat mudah untuk memberikan ASI secara langsung. Namun bagi ibu yang memiliki aktivitas di luar rumah, sebaiknya tetap usahakan ASI tetap diberikan kepada bayinya, yakni dengan menyediakan ASIP, atau Air Susu Ibu Perah. Satu hal yang harus diperhatikan dalam menyediakan ASIP adalah penyimpanan ASIP, serta penyajiannya setelah disimpan.

Sebenarnya ASIP yang tersimpan dalam botol steril mampu bertahan hingga 4 hari dalam suhu ruang. Hal ini dijelaskan oleh konselor laktasi dari Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI), Farahdhiba Tenrilamba. Terlebih ketika ASIP tersebut disimpan di dalam kotak pendingin (cool box) atau mesin pendingin (kulkas), maka akan bertahan lebih lama. Saat ini ada berbagai macam cool box yang dapat dimanfaatkan untuk menyimpan ASIP.

Penyimpanannya ASIP di luar suhu 25 hingga 27 C dapat bertahan hingga empat jam lamanya, asalkan dalam kontainer tertutup. Sementara jika disimpan dalam kotak pendingin, maka dapat bertahan 10 jam sejak ASI diperah. Sedangkan bagi ibu yang ingin menyimpan ASI lebih lama, maka kulkas menjadi pilihan yang tepat. Ketika disimpan dalam kompartemen kulkas, ASIP akan mampu bertahan hingga tujuh hari. Sementara penyimpanan dalam freezer akan bertahan dalam waktu 3 hingga 6 bulan. Meski dapat bertahan dalam waktu yang lama, perhatikan ASIP tersebut ketika akan diberikan kepada bayi. Anda sebagai ibu dapat mencicipi untuk mengetahui adakah perubahan pada ASIP tersebut sehingga bisa memastikan apakah ASIP tersebut aman untuk dikonsumsi sang buah hati atau tidak.