Ini yang Terjadi Jika Kita Menikah Dengan Teman Sekantor

DokterSehat.Com– Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memperbolehkan rekan sekantor untuk menikah membuat banyak pasangan merasa lega. Memang, dalam realitanya masih banyak perusahaan yang melarang rekan sekantor untuk menikah karena dianggap bisa memberikan dampak buruk bagi produktifitas perusahaan. Namun, Hakim Konstitusi Aswanto menganggap pernikahan teman sekantor adalah hak asasi manusia yang seharusnya tidak boleh dilarang.

pasangan-di-kantor-doktersehat

Photo Credit: Keluarga.com

Meskipun sekarang pasangan sekantor tidak lagi perlu khawatir mencari pekerjaan baru setelah menikah atau kehilangan salah satu sumber pendapatan, pakar kesehatan menyebutkan bahwa ada baiknya pasangan sekantor mempertimbangkan berbagai hal ini sebelum menikah.

Meskipun dilandasi dengan rasa cinta dan kasih sayang, dalam realitanya hubungan antar manusia pasti akan memiliki konflik, intrik, dan adu argumen. Dalam banyak kasus, ada pasangan yang tidak bisa membedakan profesionalitas di tempat kerja dan masalah personal sehingga pada akhirnya adanya masalah rumah tangga menurunkan produktifitas di tempat kerja. Bahkan, ada pasangan yang sampai bertengkar di kantor dan membuat suasana kantor menjadi kikuk bagi banyak orang. Apalagi jika salah satu pasangan adalah atasan dari pasangan lainnya. Hal ini bisa berimbas pada rasa canggung atau bahkan pilih kasih di tempat kerja. Kerugian lain yang bisa didapatkan jika pasangan sekantor menikah adalah kemungkinan keduanya harus mengambil cuti jika ada keperluan mendadak yang terkait dengan keluarganya.

Hanya saja, ada juga keuntungan untuk menikah dengan rekan sekantor, yakni pendapatan bulanan yang tetap aman dan kecenderungan untuk menghemat biaya transportasi karena dilakukan bersama-sama. Bahkan, banyak pasangan yang sengaja mempersiapkan bekal makan siang bersama. Selain itu, kecenderungan untuk melakukan perselingkuhan juga menurun karena selalu adanya pasangan di sekitar kita.

Baca Juga:  Ini Alasan Mengapa Ada Suami yang Takut Dengan Istrinya

Jadi, sudah yakin untuk menikah dengan teman sekantor dan tetap bekerja di tempat yang sama?