Ini Yang Terjadi Jika Kita Jarang Mencuci Handuk

DokterSehat.Com – Pernahkah kita menyadari sebuah fakta unik dimana kita bisa dengan mudah mengganti pakaian yang kita kenakan jika sudah terasa basah atau sedikit kotor dengan pakaian lain yang masih segar namun kita justru enggan untuk mengganti handuk yang basah atau sudah terlihat kotor. Ya, entah mengapa banyak orang yang sangat malas untuk mengganti handuknya. Adanya pendapat dimana handuk dipakai setelah mandi membuat banyak orang menganggap handuk dalam keadaan yang bersih karena dipakai untuk menggosok tubuh yang bersih. Padahal, jika kita jarang mencuci atau mengganti handuk, terdapat beberapa dampak kesehatan yang kurang baik yang bisa kita dapatkan.

doktersehat-flek-hitam-wajah-sinar-UV-jerawat-komedo

Kebanyakan orang akan mengganti handuknya setidaknya sekali dalam beberapa minggu, bahkan bagi anak kos atau perantau, handuk bisa dipakai hingga berbulan-bulan lamanya hingga memiliki rupa yang sangat kotor. Kebiasaan ini ternyata bias membuat handuk menjadi penuh dengan kotoran dan bakteri. Bahkan, pakar kesehatan menyebutkan bahwa mereka yang jarang mencuci atau mengganti handuk akan beresiko terkena masalah gatal-gatal dan gangguan kulit lainnya.

Meskipun kita menggunakan handuk persis setelah kita mandi dimana secara logika tubuh kita akan jauh lebih bersih dari sebelumnya, handuk ternyata tetap bisa mengandung bakteri mengingat handuk kerap kali ditempatkan pada jemuran atau tempat gantungan baju yang juga rentan terkena bakteri, kotoran, dan juga kuman. Bahkan, handuk yang cenderung lembab dan basah juga bisa menyebabkan jumlah bakteri semakin banyak sehingga berpotensi membuat banyak masalah bagi kulit kita.

Salah saatu penyakit yang bisa disebabkan oleh kebiasaan jarang mencuci atau mengganti handuk adalah penyakit MRSA (Methicilin Resistant Staphylococcus Aureus), sebuah penyakit infeksi pada kulit yang sangat berbahaya. Selain itu, beberapa orang juga melaporkan adanya kondisi kulit yang lebih kering, mengalami ruam-ruam, atau bahkan kulit yang pecah-pecah karena handuk yang jarang diganti. Untuk menghindari hal ini, cobalah untuk setidaknya mengganti handuk sekali dalam seminggu dan cucilah handuk dengan bersih sehingga saat kita menggunakannya kembali, handuk berada dalam kondisi yang bersih dan terbebas dari berbagai kuman, kotoran, dan bakteri.