Ini Yang Perlu Dilakukan Jika Janin di Dalam Kandungan Terlilit Tali Pusar

DokterSehat.Com– Tali pusar adalah salah satu organ yang sangat penting dalam kehamilan. Adanya tali pusar ini membuat janin bisa mendapatkan berbagai nutrisi atau oksigen yang sangat membantu perkembangan fisik dan kecerdasannya. Tak hanya itu, tali pusar juga bisa mengirimkan zat sisa metabolisme dari janin tersebut. Mengingat tali pusar ini cenderung panjang, dalam beberapa kasus bayi di dalam kandungan akhirnya terlilit oleh tali pusar tersebut. Jika hal ini terjadi, maka ada baiknya ibu hamil segera meminta bantuan pada dokter kandungan.

doktersehat-hamil-tes-usg

Pakar kesehatan spesialis kandungan bernama dr. Boy Abidin, SpOG(K), menyebutkan bahwa jika kasus lilitan tali pusar pada bayi ini cenderung ringan, maka ibu sebaiknya hanya perlu mewaspadainya dan kerap melakukan pemeriksaan kehamilan. Hanya saja, jika kasus lilitan tali pusar ini cukup berat, dikhawatirkan janin bisa mengalami gangguan asupan nutrisi dan oksigen atau bahkan tercekik hingga akhirnya bisa membunuhnya.

Lantas, apa yang bisa dilakukan ibu hamil untuk melepas lilitan tali pusar ini pada janin mengingat posisi bayi yang ada di dalam perutnya? Dr. Boy menyebutkan bahwa ada baiknya ibu melakukan komunikasi dengan bayinya. Kalimat sederhana layaknya meminta bayi tidak bermain dengan tali pusar atau meminta bayi untuk bergerak ke arah berlawanan agar lilitan ini bisa lepas bisa diucapkan ibu sembari mengelus-elus perutnya. Meskipun terlihat tidak masuk akal, menurut dr. Boy, bayi ternyata sudah bisa bereaksi pada apa yang diinginkan atau diharapkan oleh ibunya.

Jika ibu hamil sudah tahu jika bayi di dalam kandunganya terkena lilitan tali pusar, ada baiknya ibu selalu memonitor gerakan buah hatinya. Biasanya, saat usia kandungan sudah mencapai delapan bulan, maka bayi bisa bergerak sekitar 10 kali dalam waktu 12 jam. Jika gerakan janin ini menurun, bisa jadi lilitan ini bertambah parah. Jika bayi tak kunjung bisa melepas lilitan tersebut, biasanya dokter akan memutuskan untuk melakukan operasi Caesar untuk melahirkannya demi menyelamatkan nyawa janin tersebut.