Ini Waktu Terburuk Untuk Menimbang Berat Badan

DokterSehat.Com – Banyak orang yang secara rutin mengecek berat badannya dengan timbangan untuk mengetahui apakah mereka mengalami kenaikan berat badan atau justru turun. Menurut pakar kesehatan, menimbang berat badan ternyata juga bisa mempengaruhi semangat atau bahkan membuat seseorang kecewa dan stress. Untuk menghindari rasa kecewa atau stress setelah menimbang berat badan, ada baiknya kita menghindari waktu terburuk untuk menimbang berat badan seperti berikut ini.

doktersehat-timbangan-berat-badan-diet-sindrom-metabolik

Setelah berolahraga dengan keras
Banyak orang yang langsung menimbang berat badan setelah melakukan olahraga dengan keras karena berpikir jika olahraga ini bisa langsung memberikan efek berupa menurunnya berat badan. Padahal, hingga sehari setelah melakukan olahraga dengan intensitas yang tinggi, sobekan pada otot karena latihan fisik masih ada sehingga tubuh pun secara otomatis mengeluarkan cairan khusus yang bisa membantu penyembuhan pada sobekan tersebut. Adanya cairan ini justru akan sedikit menambah berat badan kita sehingga kita pada akhirnya kecewa atau justru memilih untuk berolahraga lebih keras demi menurunkan berat badan. Padahal, hal ini justru bisa membuat tubuh terasa semakin sakit atau bahkan memicu cedera.

Pakar kesehatan menyarankan kita untuk menimbang badan minimal dua hari setelah berolahraga untuk mengetahui apakah ada dampak positif dari olahraga ini.

Setelah makan sup
Beberapa makanan yang asin layaknya sup atau sushi ternyata bisa memancing tubuh untuk mempertahankan lebih banyak cairan sehingga berat badan justru akan terlihat lebih berat dari aslinya.

Sebelum fase menstruasi tiba
Pakar kesehatan menyebutkan jika dalam lima hari sebelum fase menstruasi dimulai, tubuh akan cenderung mempertahankan cairan tubuh sehingga kita akan lebih sering merasa kembung. Hal ini ternyata juga berpengaruh pada berat badan yang cenderung lebih berat saat diukur pada timbangan.

Setelah naik pesawat dalam waktu yang lama
Perjalanan dengan pesawat terbang selama lebih dari empat jam ternyata bisa memicu ketidakseimbangan cairan tubuh dan elektrolit. Jika kita langsung menimbang badan setelahnya, angka timbangan akan menunjukkan bobot badan yang sedikit lebih berat.