Ini Keuntungan dan Kerugian Menggunakan Korset

DokterSehat.Com– Perut yang membuncit tentu akan membuat penampilan tubuh kita tak sedap untuk dipandang. Untuk mengatasinya, kita tentu harus melakukan olahraga dengan rutin atau menata kembali pola makan agar lebih sehat. Selain itu, ada sebagian wanita yang memilih untuk menggunakan korset agar perutnya segera cepat langsing. Sebenarnya, apakah penggunaan korset ini cukup aman bagi kesehatan?

doktersehat-keuntungan-kekurangan-korset

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa korset ternyata bisa memberikan tekanan pada pinggul dan beberapa tulang rusuk. Dengan memberikan tekanan ini, maka postur tubuh bisa menjadi lebih tegak sekaligus mendukung tulang belakang. Bagi mereka yang mengalami nyeri otot, penggunaan korset bisa membantu mengurangi rasa nyeri tersebut. Selain itu, bagi wanita yang memiliki dada besar, maka korset bisa membuat mereka menurunkan resiko terkena nyeri punggung. Tak hanya mendukung postur tubuh, korset ternyata juga bisa membuat efek lebih ramping pada pinggul. Tekanan pada perut juga membuat penggunanya cenderung mengalami penurunan nafsu makan sehingga lambat laun berat badan atau ukuran perutnya bisa semakin menyusut.

Hanya saja, pakar kesehatan dr. Elelou Canoy yang berasal dari Anahata Wellness Center menyebutkan bahwa penggunaan korset yang berlebihan ternyata bisa meningkatkan resiko beberapa macam penyakit. Sebagai contoh, banyak wanita yang kerap menggunakan korset hingga 3 atau 6 jam dalam sehari dan akhirnya mengalami peningkatan resiko terkena penyakit myoma. Hal ini disebabkan oleh tekanan berlebihan pada perut yang membuat perut menjadi tidak nyaman dan akhirnya menimbulkan penyakit tersebut.

Dr. Canoy sendiri menyarankan kita untuk menggunakan korset hanya sesekali saja, khususnya di acara-acara yang membuat kita membutuhkan penampilan yang prima, khususnya apda bagian perut. Selain itu, dr. Canoy juga lebih menyarankan kombinasi antara olahraga dan diet sehat untuk mendapatkan perut yang ramping alih-alih menggunakan korset ini.