Ini Kandungan Gizi ASI Kolostrum yang Ibu Perlu Tahu

doktersehat-asi-ibu-menyusui

DokterSehat.Com– ASI kolostrum (kolostrum) merupakan ASI yang keluar pada hari-hari pertama pasca ibu melahirkan. Kolostrum dulu sering dianggap oleh banyak orang sebagai ASI yang belum sempurna, karena tampilannya yang belum sebaik ASI biasa (ASI yang diproduksi 2 minggu setelah persalinan), sehingga kolostrum kerap dibuang.

Kolostrum sebenarnya memiliki banyak manfaat untuk bayi. Kolostrum merupakan makanan yang sesuai dengan kondisi tubuh bayi saat baru lahir.

Kolostrum dianjurkan untuk diberikan pada 2-3 hari pertama sejak bayi baru lahir. Hal ini dikarenakan kolostrum dapat melindungi bayi, yang kondisinya masih rentan, dengan adanya kandungan imunoglobulin pada kolostrum. Kandungan tersebut mampu meningkatkan kekebalan tubuh bayi dari resiko terkena berbagai penyakit.

Tidak hanya berfungsi untuk meningkatkan kekebalan tubuh bayi saja, kolostrum memiliki kandungan gizi yang berbeda dengan ASI biasa. Kandungan gizi yang ada pada kolostrum merupakan komposisi yang tepat untuk kondisi bayi yang baru lahir yaitu:

  • Kolostrum tersebut memiliki kandungan energi 58-70 kkal dalam 100 ml
  • Kandungan energi pada kolostrum tersebut sesuai dengan kebutuhan energi bayi berdasarkan Angka Kecukupan Gizi 2013 yaitu 550 kkal. Angka tersebut dapat dipenuhi jika ibu menyusui 1-2 jam sekali dengan durasi 5-10 menit

  • Kandungan protein lebih tinggi
  • Kandungan protein pada kolostrum lebih tinggi karena asupan protein sangat dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan tubuh saat bayi baru lahir.

  • Kandungan karbohirat dan lemak lebih rendah
  • Asupan lemak dan karbohidrat dalam jumlah banyak dibutuhkan bayi saat sudah melewati 10 hari sejak kelahirannya. Maka dari itu komposisi kolostrum lebih banyak kandungan proteinnya.

Komposisi kandugan gizi pada kolostrum tersebut merupakan komposisi yang tepat untuk kondisi bayi yang baru lahir. Maka dari itu sangat disarankan untuk ibu memberikan kolostrumnya pada bayi di awal kelahirannya. Kolostrum akan mendukung kekebalan dan asupan gizi bayi yang lebih baik.