Ini Dia Manfaat Teh Oolong untuk Kesehatan

DokterSehat.com – Saat ini produk teh yang ditawarkan oleh produsen sangatlah banyak dengan beraneka varian mulai dari green tea, black tea, dan saat ini ada varian jenis teh yang dinamakan teh oolong. Ternyata teh oolong juga memiliki manfaat yang baik seperti varian teh yang lain.

shutterstock_299887493 copy

Teh oolong berasal dari daun tanaman yang sama dengan penghasil green tea, black tea. Perbedannya adalah lama waktu fermentasi dimana teh oolong merupakan teh yang berasal dari daun teh yang terfermentasi sebagian. Lama fermentasi inilah yang menyebabkan perbedaan, rasa, warna, dan aroma dari sebuah jenis teh. Selain itu, unsur kimia dalam teh juga berubah, dan salah satu unsur kimia tersebut adalah cathechin, sebuah antioksida yang dapat bekerja langsung ke dalam sel tubuh.

Beberapa orang mempercayai bahwa teh oolong dapat mencegah dan mengobati obesitas dan diabetes. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mengkonsumsi teh oolong 5 gelas perhari selama 30 hari dapat membantu penderita diabetes. Penelitian lain menunjukkan bahwa minum teh oolong dapat menurunkan berat badan. Beberapa studi lainnya menunjukkan bahwa teh oolong memberi efek proteksi terhadap penurunan mental. Namun demikian, meskipun teh oolong menawarkan efek proteksi, penelitian lanjutan masih sangat diperlukan, mengingat hasilnya belum signifikan. Penelitian lain menunjukkan bahwa teh memiliki potensi untuk menurunkan risiko kanker, namun masih butuh penelitian lanjut untuk melihat hubungan yang jelas. Beberapa peneliti mengatakan bahwa mengkonsumsi dua cangkir teh hijau (green tea), teh oolong, atau teh hitam (black tea) dapat secara signifikan menurunkan risiko kanker ovarium.

Melihat manfaat diatas tentunya membuat teh oolong bisa dijadikan pilihan sebagai minuman kesehatan. Namun demikian kita juga harus waspada kandungan kafein yang ada di teh. Mengkonsumsi kafein dalam jumlah besar juga tidak baik untuk kesehatan, antara lain dapat mengakibatkan berdebar, insomnia, tremor, nyeri kepala, nyeri perut, mual, muntah, dan terkadang diare.

Baca Juga:  Sisa Nasi Kemarin Ternyata Menyehatkan Lho

Perhatian khusus juga diperlukan pada ibu hamil. Mengkonsumsi kafein dalam jumlah berlebih bisa meningkatkan risiko terjadinya masalah dalam kehamilan seperti kelahiran prematur, berat bayi lahir rendah. Selain itu pada wanita hamil, mengkonsumsi teh oolong dapat menurunkan kadar folat, sehungga memiliki risiko tinggi terjadinya cacat pada bayi.

Apabila sedang mengkonsumsi obat-obatan tertentu, dianjurkan untuk menghentikan dulu kebiasaan minum teh oolong karena dikhawatirkan terjadi reaksi antara obat dengan kandungan teh oolong. Penelitian tentang hubungan minum teh dengan obat tertentu masih sangat jarang.