Ini Dia Buah dan Sayuran yang Dapat Mencegah Obesitas

DokterSehat.Com – Buah dan sayur sudah dipercaya dari dahulu memiliki khasiat yang baik untuk tubuh. Berbagai kandungan yang ada di dalamnya diteliti dan memang terbukti baik untuk kesehatan. Penelitian mengungkapkan mengkonsumsi makanan dengan kandungan tinggi flavonoid dapat mencegah kenaikan badan berlebih pada dewasa.

doktersehat-detoks-detoksifikasi

Peneliti meneliti tujuh jenis flavonoid dan menemukan bahwa yang berhubungan dengan pengaturan berat badan adalah flavonol, antosianin, dan polimer flavonoid. Buah-buah seperti apel, pir, dan berry memiliki sumber flavonoid paling banyak, namun flavonoid juga dapat ditemukan dalam sayuran seperti pada paprika merah.

Penelitian tersebut menilai hubungan konsumsi berbagai jenis flavonoid dengan kenaikan berat badan. Data diambil dari 124000 pria dan wanita di Amerika dan diikuti selama 24 tahun. Partisipan berusia antara 27 hingga 60 tahun dan berasal dari 50 negara bagian Amerika, mereka melaporkan berat badan, kebiasaan pola hidup, dan diagnosis kesehatan terbaru tiap 2 tahun antara tahun 1986 hingga 2011. Mereka juga mendokumentasikan diet mereka setiap 4 tahun menggunakan kuesioner frekuensi makanan semikuantitatif yang tervalidasi (FFQs). Peneliti melihat 7 jenis flavonoid yaitu: flavanone, antosianin, flavan-3-ols, proantosianidin,polimer flavonoid, flavonol dan flavone.

Mereka menyesuaikan hasilnya dengan faktor pola hidup yang berhubungan dengan  perubahan berat badan antara lain aktivitas fisik, kebiasaan menonton TV dan faktor makanan seperti minuman yang mengandung pemanis, makanan yang digoreng, alkohol, kafein, daging olahan. Hasil menunjukkan bahwa setiap 4 tahun, wanita bertambah rata-rata 2,9 pon hingga 4,4 pon dan laki-laki rata-rata bertambah 2,2 pon. Penelitian tersebut, disesuaikan dengan faktor pola hidup, menunjukkan bahwa seorang yang makan dari flavonoid spesifik mengalami kenaikan berat badan yang sedikit dari waktu ke waktu.

Baca Juga:  Apa Saja Dampak Buruk Dari Konsumsi Mie Instan?

Flavonoid yang memiliki efek paling besar untuk mengurangi berat badan yaitu antosianin (menghasilkan -0,23 lbs per additional standar deviasi(SD)/hari), polimer flavonoid ( -0,18 lbs per additional SD/hari) dan flavonol (-0,16 per additional per hari). Setelah konsumsi serat dihitung, penemuan tersebut tetap signifikan terhadap antosianin proantosianin dan polimer flavonoid total. Makanan yang mengandung antosianin tinggi yaitu buah-buahan yang berwarna merah tua, seperti buah blackberi, anggur merah, rasberry, cherry, bluberry dan strowberi, dengan dua buah paling akhir yang disebutkan juga tinggi kandungan polimer flavonoid sebanding dengan teh dan apel. Teh juga kaya akan flavonols.

Studi observasional ini membatasi kesimpulan tentang ada tidaknya temuan berhubungan dengan peningkatan secara keseluruhan dalam kualitas diet, dengan flavonoid sendiri, atau untuk sesuatu yang lain. Keterbatasan lainnya yaitu penggunaan FFQ yang dilaporkan oleh partisipan sendiri. Namun demikian, tulisan ini didasarkan pada penelitian sebelumnya oleh kelompok ini dan membantu serta memberikan saran bahwa setiap orang memang harus makan lebih banyak buah dan sayuran. Penelitian ini membantu memberikan informasi lebih lanjut tentang buah-buahan dan sayuran yang potensial untuk menjadi pilihan yang baik untuk rekomendasi suatu pedoman. Di Amerika Serikat saat ini, kebanyakan orang mengkonsumsi kurang dari 1 gelas buah-buahan, dan kurang dari 2 gelas sayuran setiap hari. Para penulis menyarankan bahwa ini harus ditingkatkan menjadi 2 gelas buah-buahan dan 2,5 gelas sayuran.

Oleh karena itu, mengkonsumsi buah dan sayuran terutama yang mengandung flavonoid tinggi memberi manfaat alami untuk mengurangi risiko obesitas pada dewasa. Konsumsi yang rutin dianjurkan untuk memberikan hasil maksimal untuk kesehatan. Mari kita mengkonsumsi buah dan sayur setiap hari!