Ini Dia Bahaya Dari Hamil di Usia Remaja

DokterSehat.Com– Selain karena faktor “kecelakaan”, cukup banyak remaja putri di Indonesia yang hamil di usia remaja. Dalam realitanya, masih banyak wanita yang menikah di usia yang sangat dini. Tidak harus mencari di pelosok desa, kita masih bisa dengan mudah menemukan remaja putri yang baru lulus SMP sudah menikah di perkampungan kota.

doktersehat-kehamilan-hamil

Meskipun di usia tersebut wanita memang sudah mengalami siklus menstruasi yang berarti tubuhnya memang memungkinkan untuk mendapatkan kehamilan, pakar kesehatan menyebutkan bahwa kehamilan yang terjadi pada ibu dengan usia kurang dari 21 tahun ternyata bisa berbahaya bagi kesehatan ibu dan janin di dalam kandungan. Komplikasi bisa saja muncul saat hamil atau saat proses persalinan. Hal ini disebabkan oleh kondisi rahim dan organ reproduksi wanita yang sebenarnya belum benar-benar siap untuk dijadikan tempat janin berkembang.

Di Indonesia sendiri, 48 pesen kondisi kematian ibu yang terjadi saat hamil atau melahirkan ternyata disebabkan oleh kehamilan di usia yang terlalu dini. Selain itu, WHO juga menyebutkan bahwa resiko untuk bayi yang terlahir secara prematur atau dengan berat badan yang rendah dari ibu berusia remaja juga sangat tinggi. Bahkan, 50 persen bayi yang terlahir dari ibu remaja ini hanya mampu bertahan hidup beberapa minggu saja. Andai bayi ini bisa terus hidup hingga dewasa, saat usia sekolah Ia cenderung lebih rentan terkena gangguan psikologis dan tidak cerdas.

Melihat adanya berbagai resiko kehamilan di usia remaja ini, ada baiknya memang pernikahan di usia yang sangat dini tidak dilakukan dan ditunda hingga usia pasangan, khususnya dari pihak wanita lebih dewasa. Selain itu, para remaja masa kini sebaiknya juga tidak melakukan seks bebas agar tidak mudah hamil di usia yang sangat dini.