Ini Bahayanya Jika Menghirup Karbon Monoksida

DokterSehat.Com– Kematian Jonghyun SHINee menguak fakta tentang bahayanya karbon monoksida bagi kesehatan tubuh kita. Tak hanya bisa memicu keracunan, menghirupnya dalam ruangan tertutup bisa memicu kematian. Sebenarnya, seperti apa gejala dari keracunan gas karbon monoksida dan dari mana sajakah gas ini bisa berasal?

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa setiap pemanas yang bisa memproduksi gas layaknya kompor gas atau pemanas air dengan bahan bakar gas, hingga kompor atau pembakaran lain yang memakai bahan bakar batubara atau kayu bisa memproduksi gas karbon monoksida yang sangat berbahaya. Hal ini berarti jika berbagai pemanas tersebut tidak memiliki pembuangan gas yang berfungsi dengan baik atau dinyalakan di dalam ruangan yang memiliki sirkulasi udara yang buruk, maka orang-orang yang ada di dalam ruangan bisa mengalami gejala keracunan gas karbon monoksida.

Gejala keracunan gas karbon monoksida adalah sakit kepala, pusing-pusing, tidak enak badan, tubuh yang sangat lelah, mengantuk, sakit perut, dan sesak nafas. Jika hal ini sudah terjadi, kita harus segera membuka ventilasi atau pintu ruangan lebar-lebar demi membuang gas karbon monoksida yang tersisa atau segera memeriksakan kondisi kesehatan ke dokter karena dikhawatirkan keracunan bisa sangat parah dan membahayakan nyawa.

Untuk memastikan agar kita tidak sampai keracunan karbon monoksida, ada baiknya kita selalu memastikan dapur atau kamar mandi yang memiliki pemanas air dengan bahan bakar batu-bara atau gas memiliki sirkulasi udara yang baik. Jika perlu, pastikan untuk membuat cerobong asap atau penghisap gas buang pada dapur demi menghisap gas karbon monoksida yang beracun ini.

Jika kita ingin melakukan pesta barbecue atau membakar makanan, pastikan untuk melakukannya di ruang terbuka, bukannya di dalam ruangan agar tidak sampai keracunan gas ini.

ikuti-kontes-sehatitubaik-menangkan-berbagai-hadiah-menarik