Ini Bahayanya Jika Kita Menggaruk Bekas Luka yang Belum Sembuh

DokterSehat.Com– Saat bekas luka yang ada di kulit kita sedang dalam masa pemulihan, kita tentu kerap kali merasakan sensasi gatal pada area tersebut. Selain itu, kita juga terkadang iseng karena ingin segera membuang bekas luka yang memang terlihat kasar, menonjol, dan bisa membuat penampilan kulit kita menjadi kurang baik. Sayangnya, kebiasaan menggaruk bekas luka yang belum sembuh benar ini ternyata bisa berbahaya.

doktersehat-tangan-terluka-sepsis-infeksi-darah

Pakar kesehatan spesialis kulit seperti dr. Eddy Karta sendiri termasuk dalam orang yang secara tegas melarang kita menggaruk bekas luka tersebut meskipun rasa gatalnya memang bisa membuat kita cukup tersiksa. Hal ini ternyata bisa membuat proses pemulihan luka ini tidak berjalan dengan baik.

Jika kita akhirnya tetap menggaruk bekas luka tersebut dan bagian kasarnya menghilang, maka kulit di bawah bekas luka yang kasar ini bisa menjadi menghitam dan tidak lagi memiliki rupa dan warna kulit yang normal. Bahkan, bekas luka ini akan menjadi lebih gelap dan semakin parah jika kerap terpapar sinar matahari. Saat terkena sinar matahari, hormon melatonin pada bagian kulit yang memiliki bekas luka ini akan memproduksi hormon melanin dengan berlebihan. Hal inilah yang menyebabkan munculnya bintik-bintik kehitaman yang akhirnya akan menyatu dan membuat bekas kulit ini semakin menghitam. Padahal, kulit yang menghitam akan cenderung lebih banyak menyerap sinar matahari dan membuatnya menjadi lebih gelap.

Memang, untuk memulihkan bintik hitam ini, kita bisa menggunakan tabir surya secara teratur. Selain itu, kita juga sebaiknya tidak membuat bekas luka ini kerap terpapar sinar matahari agar bisa segera pulih dan memiliki rupa atau warna yang sama dengan kulit yang normal. Namun, demi proses pemulihan luka yang maksimal, ada baiknya memang kita tidak menggaruk bekas luka yang belum sembuh benar.