Ini Bahayanya Jika Bayi Menggunakan Pelampung Leher Saat Berenang

DokterSehat.Com – Salah satu trend terbaru yang digemari oleh orang tua muda adalah dengan mengajak bayinya berenang. Tak hanya membuat anak asyik bermain air, hal ini diharapkan bisa membuat bayi belajar berenang sejak dini. Agar bayi bisa tetap mengambang di kolam renang, kita bisa menggunakan pelampung leher khusus bayi atau yang kerap disebut sebagai neck ring. Adanya pelampung ini memang bisa membuat kepala bayi tetap berada di atas air sehingga mereka tetap bisa bernafas meskipun kita menempatkan bayi di kolam yang cukup dalam.



Sayangnya, dibalik tingkah lucu dan menggemaskan bayi yang asyik berenang sambil memakai neck ring ini, pakar kesehatan ternyata menyebutkan jika penggunaan pelampung ini memiliki resiko besar bagi kesehatan bayi. Seperti apakah resiko tersebut?

Jika kita cermati, penggunaan pelampung ini dilakukan dengan cara melingkarkannya pada leher bayi. Hal ini ternyata bisa berpengaruh buruk bagi otot pada leher dan tulang belakang yang akan menjadi kaku dan tegang. Jika bayi kerap menggunakan pelampung leher ini saat berenang, dikhawatirkan hal ini akan berpengaruh buruk bagi pertumbuhan tulang belakang bayi. Meskipun terlihat asyik berenang, penggunaan pelampung leher ternyata membuat pergerakan bayi sangat terbatas sehingga bisa membuatnya tidak nyaman atau bahkan ketakutan. Hal ini ternnyata bisa menyebabkan gangguan mental bagi bayi.

American Academy of Pediatrics
(AAP) menganjurkan orang tua untuk mendampingi bayinya saat melakukan aktifitas bermain air alih-alih menggunakan pelampung leher ini dan membiarkan bayi mengambang di kolam. Dengan bermain bersama bayi di kolam khusus anak, bayi justru lebih bisa bermain dengan lepas sekaligus menurunkan resiko tenggelam. Penggunaan pelampung leher memang masih boleh dilakukan asalkan tidak terlalu sering dan tetap selalu dalam pengawasan orang tua.