Ini Bahaya Nyeker Saat Naik Motor Sambil Hujan-Hujanan

DokterSehat.Com– Sebagian masyarakat Indonesia masih mengandalkan sepeda motor untuk mencapai tempat aktifitasnya. Saat musim hujan sekalipun, sepeda motor masih tetap saja digunakan karena meskipun akan membuat penggunanya harus hujan-hujanan, kendaraan ini lebih mudah digunakan untuk bermanuver saat sedang macet atau banjir.



Agar tubuh tidak basah kuyup, kita bisa memakai jas hujan. Namun, kebanyakan jas hujan tidak bisa menutupi sepatu sehingga kebanyakan orang memilih untuk melepas sepatunya. Bagi mereka yang sudah bersiap, mereka tinggal memakai sandal atau sepatu boots pengganti, namun cukup banyak orang yang akhirnya memilih untuk bertelanjang kaki atau nyeker saat naik motor sambil hujan-hujanan. Meskipun terlihat wajar, sebenarnya hal ini cukup berbahaya untuk dilakukan.

Marcell Kurniawan yang merupakan pakar lalu lintas menyebutkan bahwa dengan bertelanjang kaki saat naik motor sambil hujan-hujanan, maka telapak kaki akan mendapatkan beban yang sangat besar untuk menahan beban kendaraan, apalagi saat lalu lintas merayap, berhenti, atau saat harus melewati jalan yang banjir. Tak hanya itu, kaki juga beresiko besar menginjak benda tajam, terinjak ban kendaraan lainnya, hingga terkena lemparan kerikil yang tentu akan meningkatkan resiko cedera. Kaki yang sama sekali tidak terlindungi juga akan rentan terkena kotoran, kuman, bakteri, atau virus yang bisa saja menyebabkan penyakit layaknya kutu air, apalagi jika kerap terendam air banjir di jalan raya.

Melihat adanya fakta ini, Marcell pun menyarankan pengendara sepeda motor untuk mempersiapkan sepatu boots anti air atau sarung sepatu yang berfungsi mirip layaknya jas hujan agar sepatu tetap terlindungi dan tidak basah saat berkendara sambil hujan-hujanan.