Ini Alasan Mengapa Seks Saat Menstruasi Sangat Tidak Aman

DokterSehat.Com – Tak hanya memberikan kepuasan, kehidupan seksual bisa mempengaruhi kesehatan tubuh maupun jiwa kita. Karena alasan inilah pakar kesehatan selalu menyarankan kita untuk melakukan hubungan intim yang aman dan sehat. Salah satu waktu yang sebaiknya tidak dilakukan untuk berhubungan intim adalah saat wanita sedang dalam fase mentruasi. Sebenarnya, apa alasan dari larangan untuk melakukan hubungan intim pada waktu tersebut?

doktersehat-pasangan-seks

Pakar kesehatan dr. Anuradha Kapur yang berasal dari Institut Obs dan Gynae yang ada di rumah sakit Max Smart Super Speciality menyebutkan bahwa berhubungan intim saat menstruasi ternyata sangat tidak aman untuk dilakukan. Jika kita nekat melakukannya, maka resiko untuk mendapatkan infeksi pada kedua belah pasangan akan meningkat, apalagi jika pria tidak menggunakan kondom.

Dr. Kapur berkata bahwa berhubungan intim saat menstruasi tidak memberikan manfaat sama sekali. Tak hanya membuat rasa tidak nyaman, hal ini juga tidak akan higienis untuk dilakukan. Bahkan, jikapun ada pasangan yang mengaku menggunakan minyak pelumas agar bisa melakukan hubungan intim lebih lancar saat menstruasi, hal ini justru hanya akan membuat penis semakin kesulitan masuk ke dalam vagina pasangannya mengingat hal ini justru akan membuat kontraksi pada leher rahim wanita.

Tak hanya tidak nyaman untuk dilakukan dan beresiko besar menyebabkan infeksi, hubungan intim saat fase menstruasi juga akan memperkecil peluang untuk mendapatkan kehamilan. Bagaimana tidak, siklus ovulasi wanita baru dimulai setelah 14 hari setelah menstruasi berakhir sehingga tentu akan membuat kehamilan sangat sulit didapatkan.

Jika anda dan pasangan sedang sangat bergairah justru saat fase menstruasi, dr. Kapur menyarankan anda untuk melakukan foreplay saja atau setidaknya melakukan oral seks. Jikalaupun anda sangat ingin berhubungan intim, lakukan dengan sangat hati-hati, gunakan kondom, dan lakukan gaya misionaris yang lebih aman untuk dilakukan.